Dalam perannya sebagai Kepala Bakom RI, Qodari menilai komunikasi publik terhadap program pemerintah tidak cukup hanya dengan pernyataan normatif. Menurutnya, kepercayaan masyarakat harus dibangun lewat keterbukaan informasi, penjelasan yang membumi, dan data yang mudah dipahami publik.
Karena itu, ia berupaya menyampaikan perkembangan program Kopdes Merah Putih tidak hanya dari sisi narasi, tetapi juga melalui angka-angka yang menggambarkan manfaat konkret di lapangan. Transparansi semacam ini, kata dia, penting agar masyarakat tidak terjebak pada rumor atau potongan informasi yang menyesatkan.
Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, Qodari menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal komunikasi publik agar program-program strategis, termasuk Kopdes Merah Putih, dipahami masyarakat sesuai tujuan awalnya: memperkuat ekonomi desa, menekan biaya kebutuhan pokok, sekaligus membuka peluang kerja baru di tingkat lokal.
Artikel Terkait
Koperasi BLN Mulai Transfer Dana Anggota, Pengurus Minta Publik Tetap Tenang dan Hormati Proses Hukum
Penugasan Agrinas dalam Program Koperasi Merah Putih Disorot dari Aspek Legalitas dan Tata Kelola
Pemprov Bengkulu Ikuti Peresmian Koperasi Merah Putih, Targetkan 1.506 KDMP
Skema Ponzi Berkedok Koperasi Terbongkar, Polda Jateng Ungkap Perputaran Dana Fantastis Rp4,6 Triliun
Viral Gedung Koperasi Merah Putih di Pacitan Jadi Lokasi Resepsi, Kades: Sudah Kantongi Izin