Prabowo Minta Kapolri Naikkan Pangkat Polisi yang Jadi Korban Kericuhan Demo

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 1 September 2025 | 18:03 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberi instruksi pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat aparat yang terluka saat menjaga demo. (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo Subianto memberi instruksi pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat aparat yang terluka saat menjaga demo. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

Jakarta, SUARA PEMBARUANPresiden Prabowo Subianto menjenguk aparat kepolisian yang menjadi korban aksi demonstrasi ricuh di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, pada Senin (1/9/2025).

Dalam keterangannya, Prabowo menyebut ada 43 orang yang sempat dirawat, sebagian sudah diperbolehkan pulang. Hingga kini masih ada 17 pasien yang dirawat, terdiri dari 14 anggota polisi dan 3 warga sipil.

“Saya sudah melihat langsung 13 pasien, ada yang kondisinya berat. Ada yang harus operasi kepala hingga menggunakan titanium, ada yang kehilangan tangan, dan ada juga yang mengalami kerusakan ginjal akibat diinjak-injak sehingga harus cuci darah. Kalau memungkinkan, kita upayakan transplantasi,” ungkap Prabowo.

Presiden juga menyampaikan instruksi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar seluruh aparat yang menjadi korban diberikan kenaikan pangkat luar biasa. “Saya minta semua dinaikkan pangkat karena mereka bertugas membela negara dan rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa demonstrasi yang sah harus dilakukan secara damai dan sesuai aturan.

“Hak menyampaikan pendapat dijamin undang-undang, tapi harus ada izinnya, harus damai, dan selesai pukul 18.00. Namun saya mendapat laporan ada truk-truk masuk membawa petasan berat, dan banyak anggota yang jadi korban,” jelas Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Prabowo juga menekankan pentingnya menegakkan aturan secara seimbang. Menurutnya, polisi akan tetap menindak tegas anggotanya jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Kalau ada yang keliru, tentu akan ditindak. Tapi jangan lupakan puluhan aparat yang berkorban, menjaga keamanan siang malam di seluruh pelosok negeri,” tandasnya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X