peristiwa

Viral Driver Ojol Naik Truk Dishub Demi Motor Kesayangannya, Pemprov DKI Beri Penjelasan

Senin, 22 Juni 2026 | 18:29 WIB
Viral motor driver ojol diangkut Dishub di kawasan Jakarta Timur. (Threads/yetyhandayanii)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemudi ojek online (ojol) memohon agar motornya tidak diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub) viral di media sosial dan mengundang simpati masyarakat.

Dalam video yang beredar luas, pengemudi bernama Sulis Agung Wibowo terlihat naik ke atas truk Dishub sambil meminta agar kendaraan yang menjadi sumber penghasilannya itu tidak dibawa. Momen tersebut menyentuh perhatian warganet karena Agung mengaku sangat bergantung pada sepeda motornya untuk mencari nafkah sehari-hari.

Video itu pertama kali ramai setelah diunggah sejumlah akun media sosial pada 19 Juni 2026. Dalam rekaman tersebut, Agung menyampaikan bahwa dirinya belum mendapatkan pesanan sejak pagi dan baru saja mengambil satu orderan ketika motornya ditertibkan petugas.

Dengan nada memohon, ia menjelaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan alat utama yang digunakan untuk bekerja sejak bertahun-tahun lalu. Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya karena harus memenuhi kebutuhan keluarga, termasuk biaya pendidikan anaknya.

Dalam video lanjutan yang beredar sehari kemudian, Agung menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya hanya meninggalkan kendaraan beberapa saat untuk mengambil pesanan pelanggan di sebuah gerai makanan. Namun ketika kembali, motornya sudah berada dalam proses pengangkutan oleh petugas.

Menanggapi peristiwa yang viral tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, menyampaikan bahwa penertiban dilakukan dalam rangka operasi penanganan parkir liar yang dilaksanakan oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur bersama pihak terkait.

Menurutnya, karena kendaraan sudah terlanjur berada di atas truk saat pemilik datang, pengemudi kemudian diajak ke kantor Sudin Perhubungan Jakarta Timur untuk diberikan penjelasan dan edukasi terkait aturan parkir.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memastikan bahwa kendaraan tersebut telah dikembalikan kepada pemiliknya setelah yang bersangkutan menyatakan tidak akan mengulangi pelanggaran serupa di kemudian hari.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku terkait pengelolaan lalu lintas dan transportasi di wilayah DKI Jakarta.

Meski demikian, pihaknya mengakui pentingnya pendekatan yang lebih humanis dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menyampaikan permohonan maaf atas tindakan petugas yang menuai perhatian publik serta memastikan akan dilakukan evaluasi dan pembinaan internal.

Menurut Harlem, evaluasi tersebut bertujuan agar petugas dapat menjalankan tugas secara profesional, persuasif, dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan ketika berhadapan dengan masyarakat yang menggantungkan penghidupannya pada kendaraan yang digunakan untuk bekerja.

Peristiwa ini pun memunculkan diskusi di tengah masyarakat mengenai pentingnya penegakan aturan lalu lintas yang tetap memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi warga, khususnya para pekerja sektor informal yang bergantung pada kendaraan untuk mencari nafkah.

Tags

Terkini