Ribuan Pendaki Kibarkan Merah Putih di Puncak Bawakaraeng, Delapan Dievakuasi

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Senin, 17 Agustus 2026 | 12:45 WIB
Hingga Senin (17/8/2026) delapan pendaki terpaksa dievakuasi dari Puncak Gunung Bawakaraeng, mereka mengalami gangguan kesehatan. (Ist)
Hingga Senin (17/8/2026) delapan pendaki terpaksa dievakuasi dari Puncak Gunung Bawakaraeng, mereka mengalami gangguan kesehatan. (Ist)

 

GOWA - SUARA PEMBARUAN - Sudah menjadi tradisi tahunan, setiap menjelang perayaan HUT Kemerdekaan RI, para pendaki gunung tak melewatkan momen bersejarah itu untuk mengibarkan bendera merah-putih di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pada perayaan kali ini, tercatat 2.557 pendaki naik ke puncak gunung0 setinggi 2.840 meter di atas permukaan laut (dpl) tersebut. Data pendaki itu tercatat hingga Minggu (16/8/2026) dari empat jalur pendakian. 94 orang melalui jalur Lembanna, 1.195 orang melalui Bulu Balea, 872 orang melalui Tassoso, dan 396 orang melalui Kanreapia.

Padatnya para pendaki telah diantisipasi lebih awal oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, mereka mengerahkan personil sebanyak 211 personel dari berbagai unsur SAR, membentuk Siaga Khusus Merah Putih, ditempatkan di Posko Lembanna, Posko Aju Bulu Balea, Pos 5, Pos 7, Pos 8 jalur Lembanna, kawasan puncak, Lembah Ramma, dan jalur Tassoso, mulai 15-18 Agustus 2026.

Dan benar saja, hingga Senin (17/8/2026) delapan pendaki terpaksa dievakuasi, mereka mengalami gangguan kesehatan dengan kondisi berbeda, ada yang mengalami hipotermia, asma, kram paha hingga gejala tifus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan personel disiagakan di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pendakian. Ini dilakukan agar pertolongan dapat segera diberikan jika terjadi kondisi darurat.

"Kami menyiagakan personel di sejumlah titik strategis sepanjang jalur pendakian hingga kawasan puncak. Fokus kami adalah memastikan seluruh pendaki dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan apabila terjadi kondisi darurat, tim dapat segera memberikan pertolongan," ujar Arif.kepada media.
 
Kondisi cuaca di kawasan Gunung Bawakaraeng saat pemantauan dilaporkan cerah. Meski demikian, Basarnas meminta pendaki tetap mewaspadai perubahan cuaca dan tidak memaksakan diri apabila mengalami kelelahan atau gangguan kesehatan.

Arif juga mengingatkan pendaki agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas selama mengikuti rangkaian perayaan kemerdekaan. Antusiasme memperingati HUT RI, kata dia, harus tetap diimbangi dengan kewaspadaan selama berada di jalur pendakian.

"Semangat memperingati kemerdekaan harus tetap dibarengi dengan kesadaran keselamatan. Jangan sampai euforia pendakian membuat kita mengabaikan kondisi diri sendiri maupun lingkungan," tuturnya.

Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat menuju Posko Registrasi Bulu Balea untuk mendapatkan penanganan medis. Beberapa di antaranya kemudian dirujuk ke Puskesmas Tinggi Moncong.. (*)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Rekomendasi

Terkini

X