Bekasi, SUARA PEMBARUAN – Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang perempuan yang mengaku menjadi korban pencurian sepeda motor menangis ketakutan saat berada di sebuah rumah di kawasan Medan Satria, Kota Bekasi. Perempuan bernama Viola Putri itu mengaku mengalami dugaan intimidasi dan penganiayaan ketika berusaha mencari sepeda motornya yang hilang.
Dalam video yang viral, Viola terdengar meminta perlindungan setelah mengaku dipukul saat mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat tinggal terduga pelaku pencurian.
"Pak RT tolong saya ini habis digebukin, saya takut," ucap Viola dalam video yang beredar di media sosial.
Korban terlihat enggan masuk ke dalam rumah karena mengaku khawatir dengan keberadaan sejumlah orang yang diduga merupakan rekan terduga pelaku. Dalam rekaman yang sama, terdengar seorang pria yang disebut-sebut sebagai ketua RT meminta kerumunan untuk membubarkan diri. Namun, tindakan tersebut menuai beragam respons dari warganet yang menilai korban belum memperoleh rasa aman.
Berdasarkan penuturan Viola, peristiwa bermula ketika sepeda motor miliknya hilang di kawasan Bekasi Utara pada Jumat (31/7). Setelah kejadian itu, ia bersama keluarganya berupaya mencari petunjuk dengan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Menurut pengakuannya, rekaman tersebut memperlihatkan wajah terduga pelaku secara jelas. Adik korban yang bekerja di sekitar lokasi disebut mengenali sosok tersebut sekaligus mengetahui tempat tinggal yang diduga ditempati pelaku.
Berbekal informasi itu, Viola bersama ibunya dan seorang rekannya mendatangi sebuah rumah kontrakan di wilayah Medan Satria. Ia mengklaim orang yang ditemui masih mengenakan pakaian yang sama seperti yang terlihat dalam rekaman CCTV.
Korban kemudian berupaya membawa terduga pelaku ke rumah ketua RT setempat untuk dimediasi. Namun, situasi disebut berubah ricuh ketika terduga pelaku diduga berusaha melarikan diri dengan bantuan rekannya.
Dalam keributan tersebut, Viola mengaku dirinya dan rekannya mengalami tindakan kekerasan hingga terjatuh dan mengalami luka. Ia juga menuduh ketua RT beserta anaknya ikut melakukan intimidasi. Klaim tersebut merupakan versi korban dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian maupun pihak ketua RT yang disebut dalam video terkait dugaan pencurian sepeda motor maupun tudingan intimidasi dan penganiayaan tersebut. Aparat diharapkan segera memberikan penjelasan agar fakta peristiwa dapat diketahui secara utuh.
Artikel Terkait
Sat Reskrim Polresta Banyumas Gercep, Tangkap Pelaku Curanmor Kurang dari 3 Jam
Polda Lampung Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Akibatkan Bripka Anumerta Arya Supena Gugur
Sebulan, 105 Pelaku Kejahatan Jalanan Dibekuk di Jateng: Curanmor Masih Jadi Ancaman Utama
Polda Bengkulu Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Curat, Curas, dan Curanmor
Polda Jateng Sikat 75 Kasus 3C Selama Juni, 121 Pelaku Dibekuk, Curanmor Paling Mendominasi