Ojol Tewas di Atas Motor di Batam, Diduga Kelelahan Saat Cari Nafkah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 18 Februari 2026 | 18:37 WIB
Menyoroti insiden viral pengendara ojek online (ojol) meninggal dunia saat dirinya tengah bekerja. (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)
Menyoroti insiden viral pengendara ojek online (ojol) meninggal dunia saat dirinya tengah bekerja. (Instagram.com/@pembasmii.kehaluan)


Batam, SUARA PEMBARUAN - Jagat media sosial tengah dihebohkan oleh kabar meninggalnya seorang pengemudi ojek online di jalanan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Peristiwa tersebut menjadi viral setelah beredar luas di berbagai platform.

Informasi itu pertama kali ramai dibagikan melalui unggahan akun Instagram @pembasmii.kehaluan pada Selasa, 17 Februari 2026. Dalam laporan tersebut disebutkan, pengemudi ojol bernama Asep ditemukan meninggal dunia saat masih berada di atas sepeda motornya.

Kejadian disebut berlangsung sekitar pukul 23.30 WIB, Minggu, 15 Februari 2026, di depan ruko Palm Spring. Suasana malam yang awalnya tenang mendadak berubah menjadi kepanikan setelah warga menyadari kondisi korban.

Asep ditemukan dalam posisi tertunduk di atas motor. Warga menduga ia sempat tertidur akibat kelelahan setelah seharian bekerja mencari nafkah. Namun ketika didekati, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Saat ditemukan, Asep masih mengenakan jaket ojek online bertuliskan Gojek. Jaket tersebut menjadi simbol perjalanan panjang dan kerja kerasnya di jalanan.

Berdasarkan keterangan warga sekitar, beberapa jam sebelum kejadian korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa. Ia duduk di atas motornya tanpa menunjukkan gejala mencurigakan. Awalnya, warga mengira Asep hanya beristirahat.

Namun ketika tidak merespons saat disapa, warga mulai panik dan segera melaporkan kejadian tersebut. Aparat dari Polresta Barelang langsung mendatangi lokasi.

Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan penyebab kematian. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga dugaan sementara mengarah pada faktor nonkriminal.

Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepulauan Riau guna menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut. Dugaan awal menyebutkan korban meninggal akibat kelelahan atau penyakit tertentu.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kematian masih menunggu hasil resmi dari tim medis. Kasus ini pun memantik simpati publik dan menjadi pengingat akan beratnya perjuangan para pengemudi ojol di jalanan.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X