Heboh! 100 Titik SPPG Program Makan Bergizi Gratis di Cilacap Diduga Fiktif, Ada yang Terdaftar di Hutan hingga Kuburan

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 23 Juni 2026 | 19:48 WIB
Foto ilustrasi: Penemuan 100 titik SPPG yang diduga fiktif di wilayah Kabupaten Cilacap. (Instagram/badangizinasional.ri)
Foto ilustrasi: Penemuan 100 titik SPPG yang diduga fiktif di wilayah Kabupaten Cilacap. (Instagram/badangizinasional.ri)

 

Cilacap, SUARA PEMBARUAN  – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap tengah menjadi sorotan setelah ditemukan sekitar 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga fiktif. Temuan tersebut muncul setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menerjunkan tim investigasi untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran bersama tim investigasi dan koordinator wilayah menemukan sejumlah kejanggalan dalam pendataan lokasi SPPG yang tersebar di wilayah Cilacap.

Menurut Ammy, tercatat sekitar 300 titik SPPG yang telah terdaftar. Namun setelah diverifikasi oleh kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh BGN, ditemukan sekitar 100 titik yang tidak memiliki bangunan maupun aktivitas pendukung sebagai lokasi pelayanan program MBG.

“Dari hasil pengecekan di lapangan, ada sejumlah titik yang ternyata tidak ditemukan bangunan apapun,” ujar Ammy saat ditemui di Alun-alun Cilacap, Senin (22/6/2026).

Temuan tersebut semakin mengejutkan karena beberapa titik yang terdaftar justru berada di lokasi yang tidak memungkinkan digunakan sebagai pusat pelayanan gizi. Beberapa titik bahkan ditemukan berada di kawasan hutan, area persawahan, hingga kompleks pemakaman.

Kondisi itu memunculkan dugaan adanya praktik penyalahgunaan data atau bahkan dugaan jual beli titik pendaftaran SPPG yang kini sedang ditelusuri lebih lanjut oleh pihak terkait.

“Ada yang lokasinya di tengah hutan, di sawah, bahkan di area pemakaman. Persoalan titik-titik fiktif ini yang harus segera dibenahi,” kata Ammy.

Sebagai langkah penanganan, pemerintah bersama tim investigasi memutuskan untuk menutup sementara portal pendaftaran titik SPPG baru di Kabupaten Cilacap. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh data yang telah masuk dapat diverifikasi ulang sebelum program diperluas.

Pemerintah juga akan menghapus seluruh titik yang telah teridentifikasi fiktif sebelum membuka kembali proses pendaftaran maupun pengembangan jaringan pelayanan MBG di daerah tersebut.

“Hasil rapat terakhir memutuskan portal pendaftaran ditutup sementara. Titik-titik yang terbukti fiktif akan dibersihkan terlebih dahulu sebelum program dilanjutkan,” jelasnya.

Meski demikian, Ammy menegaskan bahwa temuan tersebut tidak akan menghentikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Cilacap. Pemerintah daerah berkomitmen menjaga agar program prioritas tersebut tetap berjalan dan manfaatnya dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan saat ini justru bertujuan memastikan pelaksanaan program berlangsung lebih tertib, transparan, dan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Program MBG tetap berjalan. Yang kami lakukan adalah memastikan pelaksanaannya sesuai ketentuan sehingga manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat,” tegas Ammy.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X