Awalnya, ayah dari Wapres Gibran itu memantapkan hati bergabung dengan PDIP pada tahun 2004 silam.
Kala itu, Jokowi menduduki posisi sebagai salah satu pengurus DPC PDIP Solo.
Berkat dukungan PDIP, Jokowi pernah menduduki jabatan sebagai Walikota Surakarta (2005-2012), dan Gubernur DKI Jakarta pada (2012-2014).Baca Juga: Mayoritas Pengurus Provinsi Dukung Ketua PSTI Sulsel H. Surianto Jadi Ketua Umum PB PSTI Periode 2025 - 2029
Kemudian sejak tahun 2014-2024, Jokowi menjadi seorang kader andalan PDIP yang diproyeksikan untuk menjadi kepala negara RI, hingga memenangkan dua kali ajang Pilpres (2014 dan 2019).*
Artikel Terkait
Survei Poltracking: 32,8 Persen Suara PDIP Jateng Dukung Luthfi-Yasin
Respon soal Keterlibatan Jokowi, Ahmad Luthfi: Beliau Masyarakat Biasa
Hegemoni Kekuasaan Jokowi: Membongkar Pengkhinatan Melalui lensa Althusserian
Andika-Hendi Kalah di Pilkada 2024 Versi Quick Count, PDIP Sebut Jateng Masih Jadi Kandang Banteng
Zainal Petir: Copot Kapolrestabes Semarang dan Pecat Polisi Penembak Siswa SMK