politik-hankam

Aliansi Semarang Raya Kritik Absennya Kapolda, Tegaskan Komitmen Kawal 10 Tuntutan

Senin, 1 September 2025 | 17:40 WIB
Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarang Raya saat aksi damai di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang, Senin (1/9)

 

 

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Aliansi Semarang Raya menyatakan kekecewaan atas ketidakhadiran Kapolda Jateng dalam agenda audiensi terbuka yang telah mereka rencanakan bersama sejumlah lembaga.

Mereka menegaskan bahwa aksi penyampaian pendapat sudah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku. Namun, jawaban dari perwakilan DPRD Jateng dinilai hanya sebatas normatif dan politis, tanpa memberikan kepastian nyata.

Aliansi mendesak adanya komitmen serius dari pihak DPRD untuk mengawal sepuluh tuntutan yang telah diajukan. Mereka berjanji akan terus menindaklanjuti hal tersebut sebagai bentuk konsistensi gerakan.

Menurut Ketua BEM Unissula 2025, Wiyu Ghaniy, keyakinan tetap ada bahwa bangsa ini masih bisa diperbaiki melalui peran generasi muda, khususnya mahasiswa.

Ia juga menegaskan, gelombang massa yang lebih besar akan kembali hadir untuk mengawal aspirasi yang masih tertahan oleh pihak kepolisian hingga seluruh tuntutan diselesaikan.

Tags

Terkini