Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di sekitar kawasan Kampus Unisma Bekasi.
Sebelumnya, pada 9 Juni 2026, sebuah truk kontainer juga mengalami kecelakaan di Jalan Cut Mutia, tepat di depan gerbang Kampus Unisma.
Dalam kejadian tersebut, truk menabrak median jalan hingga akhirnya terperosok setelah diduga kehilangan kendali. Tidak ada korban jiwa, namun bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Saat itu, Dinas Perhubungan Kota Bekasi menyatakan penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan dengan meminta keterangan dari pengemudi.
Sejumlah saksi di lokasi menduga kecelakaan dipicu rem yang tidak berfungsi dengan baik setelah kendaraan melintasi turunan dari arah jembatan tol. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses pendalaman oleh petugas.
Rentetan kecelakaan yang melibatkan kendaraan bertonase besar di kawasan Simpang Unisma kembali memunculkan perhatian terhadap aspek keselamatan lalu lintas, khususnya kondisi teknis kendaraan angkutan barang yang melintasi jalur padat di wilayah Bekasi.
Polisi memastikan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk melalui pemeriksaan kendaraan, keterangan saksi, serta hasil pemeriksaan terhadap pengemudi. Hasil penyelidikan tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah hukum selanjutnya.
Artikel Terkait
Perempuan Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Teridentifikasi Florencia Lolita Wibisono
Bos Rokok HS Tanggung Jawab Usai Kecelakaan Maut di Kulon Progo, Janji Biayai Korban hingga Kuliah
Kecelakaan Beruntun Bekasi Seret Taksi Green SM, Rekam Jejak Insiden Lama Ikut Disorot
Kecelakaan Kereta Api Terus Berulang, Peneliti Pustral UGM Usulkan Peniadaan Perlintasan Sebidang
SUV Rusak Parah Usai Dikejar Warga di Bandung, Diduga Terlibat Kecelakaan Beruntun dan Tinggalkan Lokasi