Bos Rokok HS Tanggung Jawab Usai Kecelakaan Maut di Kulon Progo, Janji Biayai Korban hingga Kuliah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 4 Maret 2026 | 10:59 WIB
Menyoroti penuturan Bos Rokok HS, Muhammad Suryo terkait kecelakaan yang dialaminya bersama istri di Kulon Progo, DIY. (Instagram.com/@pandanganjogja)
Menyoroti penuturan Bos Rokok HS, Muhammad Suryo terkait kecelakaan yang dialaminya bersama istri di Kulon Progo, DIY. (Instagram.com/@pandanganjogja)

Kulon Progo, SUARA PEMBARUAN - Pengendara Harley Davidson sekaligus pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo, menyatakan kesiapannya untuk bertanggung jawab atas kecelakaan yang melibatkan dirinya dengan pengendara Jupiter MX, Aab Abdullah, di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Insiden tersebut terjadi pada Minggu, 1 Maret 2026 di Jalan Wates–Purworejo, tepatnya di Desa Palihan, Kecamatan Temon. Dalam peristiwa itu, istri Suryo, Anis Syarifah, meninggal dunia.

Sementara itu, Suryo yang sempat menjalani perawatan di RS JIH dilaporkan dalam kondisi membaik.

Siap Tanggung Seluruh Biaya Korban

Komitmen tanggung jawab itu disampaikan melalui utusan Suryo bernama Dandan saat menjenguk Aab dan putranya berinisial D (10) di RSUD Wates, Selasa, 3 Maret 2026.

“Kami diutus Bapak Muhammad Suryo untuk menjenguk Pak Aab dan D, memastikan penanganan medis terhadap keduanya berjalan lancar,” ujar Dandan kepada awak media.

Tak hanya menjamin biaya pengobatan hingga sembuh, pihak Suryo juga menyatakan akan menanggung kebutuhan hidup korban selama masa pemulihan. Bahkan, Aab disebut akan mendapatkan sepeda motor baru sebagai pengganti kendaraan yang rusak, serta biaya pendidikan anaknya hingga jenjang sarjana.

“Kami sudah komunikasi dengan keluarga korban dan alhamdulillah disambut baik,” tambah Dandan.

Permintaan Maaf dan Ajakan Damai

Dalam unggahan Instagram @pandanganjogja pada Rabu, 4 Maret 2026, terlihat Suryo melakukan panggilan video dengan keluarga korban. Dalam percakapan itu, ia menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

“Bapak, saya mohon maaf ya. Kalau istri saya ada salah, saya mohon maaf. Tidak ada yang menginginkan semua ini,” ucap Suryo.

Ia juga meminta doa untuk almarhum istrinya dan berharap hubungan kedua keluarga tetap terjalin baik.

“Semoga kita bisa jadi keluarga. Mulai hari ini saya menganggap panjenengan keluarga saya. Sekali lagi saya mohon maaf,” katanya.

Keluarga Korban: Kita Sama-Sama Musibah

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X