internasional

Kardinal Luis Antonio Tagle, 'Fransiskus dari Asia': Kandidat Kuat Pengganti Paus di Tengah Harapan Baru Gereja

Jumat, 25 April 2025 | 07:32 WIB
Kardinal Luis Antonio Tagle asal Filipina yang disebut kandidat kuat pengganti Paus Fransiskus yang meninggal dunia 21 April 2025 lalu.

 


Manila, SUARA PEMBARUAN – Nama Kardinal Luis Antonio Tagle kembali menjadi sorotan dunia. Dikenal sebagai sosok rendah hati, penuh semangat pelayanan, dan dekat dengan umat kecil, ia kini digadang-gadang sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Paus Fransiskus apabila takhta suci mengalami transisi.Baca Juga: Duta Besar India Dukung Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Wujudkan Obat Murah untuk Rakyat Indonesia

Pria asal Filipina ini bahkan dijuluki oleh banyak pihak sebagai “Fransiskus dari Asia”, berkat kemiripan visi, spiritualitas, dan pendekatan pastoralnya dengan Paus Fransiskus.Baca Juga: Jejak Budaya Raminten: Warisan Kuliner dan Sosok Hamzah Sulaiman yang Tak Terlupakan

Sama seperti Paus asal Argentina itu, Tagle dikenal karena kepeduliannya pada kaum miskin, gaya hidup sederhana, dan seruannya untuk Gereja yang terbuka, penuh belas kasih, dan berjalan bersama umat. Baca Juga: CITCOM CONNEXT 2025 Satukan Pemerintah, Komunitas, dan Dunia Usaha Bahas Masa Depan AI di Indonesia

Gaya hidupnya yang sederhana ditunjukkan dengan menghabiskan hidupnya tinggal di seminari dengan kamar tanpa AC dan televisi, serta bepergian dengan angkutan umum, seperti bis dan jeepney (kendaraan tradisional khas Filipina).Baca Juga: Tujuh Pemalsu STNK Ditangkap

Kardinal Tagle saat ini menjabat sebagai Pro-Prefek untuk Evangelisasi di Dikasteri Evangelisasi – posisi penting yang memperkuat pengaruhnya di pusat pemerintahan Gereja Katolik.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Uskup Agung Manila dan Presiden Caritas Internationalis, lembaga kemanusiaan Gereja Katolik yang beroperasi secara global.Baca Juga: Kades, Pastikan Pekerja Rentan di Wilayahnya Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

“Dia adalah jembatan antara tradisi dan pembaruan,” ujar seorang pengamat Vatikan. “Sosoknya merepresentasikan suara Asia yang penuh semangat dan empati dalam Gereja.”Baca Juga: UNDIP Wujudkan Ujian Inklusif di UTBK-SNBT 2025 untuk Peserta Disabilitas

Dengan latar belakang akademis yang kuat di bidang teologi dan pengalamannya dalam pelayanan pastoral lintas negara, Tagle membawa harapan baru bagi Gereja yang semakin global.

Kepiawaiannya dalam berkomunikasi—baik dengan umat biasa maupun dengan pemimpin dunia—menjadikannya salah satu tokoh yang paling dicintai di kalangan Katolik.Baca Juga: Masyarakat Adat Serawai Banding Putusan Hakim Atas Tuduhan Mencuri di Wilayah Adat

Meski demikian, Tagle sendiri selalu merendah dan menghindari pembicaraan soal kemungkinan menjadi Paus. “Saya hanyalah seorang pelayan,” katanya dalam suatu wawancara, “dan saya percaya bahwa Tuhanlah yang memimpin Gereja-Nya.”Baca Juga: Borobudur Marathon 2025 Siap Pecahkan Rekor, 10.500 Pelari Bakal Meriahkan Ajang Internasional Ini

Namun dengan situasi dunia yang semakin kompleks dan kebutuhan Gereja akan kepemimpinan yang inklusif dan penuh empati, banyak yang melihat bahwa sosok Fransiskus dari Asia ini bisa menjadi simbol harapan baru bagi masa depan Gereja Katolik.* Baca Juga: TNI AU Tegaskan Tak Pernah Miliki Oriental Circus Indonesia, Sebut Hanya Bentuk Kerja Sama Administratif

BIODATA LENGKAP KARDINAL LUIS ANTONIO TAGLE

Nama Lengkap: Luis Antonio Gokim Tagle

Tempat Lahir: Manila, Filipina

Halaman:

Tags

Terkini