Borobudur Marathon 2025 Siap Pecahkan Rekor, 10.500 Pelari Bakal Meriahkan Ajang Internasional Ini

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 24 April 2025 | 13:43 WIB

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Ajang lari tahunan paling bergengsi di Indonesia, Borobudur Marathon (Bormar), akan kembali digelar pada November 2025 dengan target peserta mencapai 10.500 pelari. Tahun ini, Bormar semakin istimewa karena telah mengantongi sertifikasi Elite Label dari World Athletic, yang membuka peluang lebih besar bagi kehadiran pelari elite dari berbagai negara.Baca Juga: TNI AU Tegaskan Tak Pernah Miliki Oriental Circus Indonesia, Sebut Hanya Bentuk Kerja Sama Administratif

Direktur Bisnis Harian Kompas, Lukminto Wibowo, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Bormar yang telah memasuki tahun kesepuluh ini membawa dampak signifikan terhadap aspek sosial, budaya, dan perekonomian di Jawa Tengah.

“Tahun ini akan lebih semarak karena banyak pelari internasional kelas elite akan bergabung, membawa semangat baru bagi Borobudur Marathon,” ujar Lukminto usai memaparkan kesiapan event tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Kamis (24/4/2025).Baca Juga: Kesaksian Mantan Pengasuh Anak Eks Anggota OCI: Butet Tidak Pernah Menanyakan Kabar Anaknya...

Sejak pertama digelar, Bormar telah menjadi ajang yang menyatukan tradisi, sportivitas, dan kebanggaan daerah. Antusiasme tinggi dari peserta dan masyarakat terus mendorong peningkatan perputaran ekonomi lokal. Tahun 2023, perputaran ekonomi dari event ini tercatat sebesar Rp61,6 miliar, naik menjadi Rp73,9 miliar pada 2024.

Tahun ini, panitia juga menyiapkan rute baru yang tengah dikoordinasikan dengan World Athletic untuk memastikan standar internasional tetap terjaga. Selain itu, fasilitas pendukung seperti kantong parkir di sekitar Kampung Seni Borobudur juga tengah dipersiapkan, termasuk penataan mobilitas peserta serta berbagai acara hiburan pasca lomba.Baca Juga: Jejak Budaya Raminten: Warisan Kuliner dan Sosok Hamzah Sulaiman yang Tak Terlupakan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan apresiasi tinggi terhadap gelaran ini. Ia menekankan bahwa Borobudur Marathon bukan sekadar event olahraga, tetapi juga ajang promosi wisata, UMKM, dan kekayaan budaya lokal.

“Borobudur Marathon telah menjadi warisan yang menghubungkan Magelang dan daerah sekitarnya. Ke depan, kawasan ini akan menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi wisata aglomerasi di Jawa Tengah,” ujarnya.Baca Juga: Israel Hapus Ucapan Duka untuk Paus Fransiskus: Ketegangan Tersembunyi di Balik Kritik terhadap Perang Gaza

Menurutnya, wilayah dari Borobudur hingga Kopeng akan disiapkan menjadi zona strategis pariwisata yang terintegrasi, dan pemerintah siap memberikan dukungan penuh demi kesuksesan Borobudur Marathon 2025.*

 

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X