Magelang, suarapembaruan.news – Candi Borobudur bertransformasi menjadi destinasi wisata berkelanjutan berkelas dunia. Pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Pasuruhan dan Pasar Seni Kujon membawa kemajuan siginifikan bagi kelestarian lingkungan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Juga: Program Beasiswa Bengkulu Leadership Prioritaskan Ketua OSIS SMA
"Pengembangan TPST Pasuruhan dan Pasar Seni Kujon bukan hanya memanjakan pengunjung, tapi juga menjadi pelopor kelestarian lingkungan dan pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat di kawasan wisata Candi Borobudur." kata Helson Siagian, Tenaga Ahli Utama KSP, saat melakukan kunjungan kerja di Kawasan Sampah Pasuruhan, di Magelang, Jawa Tengah, Rabu (29/5).
TPST Pasuruhan, sambung dia, akan mewujudkan Borobudur lebih bersih dan hijau. Melalui penerapan teknologi pengelolaan limbah dan daur ulang yang mutakhir, TPST ini akan mendaur ulang 90% sampah yang dihasilkan setiap hari. Sementara Pasar Seni Kujon dirancang untuk mendukung dan meningkatkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.
Baca Juga: Jadi Manager Coach, PSIS Perpanjang Kontrak Gilbert Agius
Lebih lanjut, Helson menegaskan komitmen Presiden Jokowi mengembangkan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata berkelanjutan kelas dunia juga akan diwujudkan dengan disusunnya Peraturan Presiden (Perpres) terkait pembentukan pengelola Tunggal kawasan pariwisata Borobudur. Konektivitas juga akan ditingkatkan dengan pembangunan jalan tol langsung dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Selain itu, tambah dia, akan dioperasikan kendaraan listrik untuk mengangkut wisatawan dari Pasar Seni Kujon ke Candi Borobudur.
Baca Juga: Mini Show Produk Inovasi Kedaireka, Cara UNDIP Pamerkan Produk Riset Unggulan
“Ketika Borobudur terus berkembang di bawah kepemimpinan yang visioner, Borobudur menjadi contoh yang sangat baik bagi situs warisan budaya lainnya di seluruh dunia,” tegas Helson.
Pada kesempatan itu, Tenaga Ahli Utama Bidang Infrastruktur dan Pariwisata KSP ini, juga mengungkapkan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia telah mencatat peningkatan signifikan dalam Indeks Pengembangan Pariwisata dan Perjalanan (TTDI). Yakni, naik dari posisi ke-36 ke 22. “Ini menunjukkan keberhasilan kebijakan pariwisata berkelanjutan,” pungkas Helson.*
Artikel Terkait
Polresta Magelang Tangkap 5 Pencuri Besi di Kawasan Candi Borobudur
Hadirkan Borobudur Metaverse, BINUS University Kembangkan Wisata Digital
Sambut Waisak, Bhikkhu Thudong Bakal Jalan Kaki dari India ke Borobudur
43 Bhikkhu dari 4 Negara Jalani Ritual Thudong dari Semarang ke Candi Borobudur
Bank Jateng Borobudur Marathon 2024 Segera Digelar, Perebutkan Hadiah Total Rp2,6 Miliar