TANJUNG SELOR - SUARA PEMBARUAN - Bumi Benuanta kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi dinobatkan sebagai provinsi teraman kedua di Indonesia, menempel ketat Provinsi Bali yang berada di posisi puncak dalam indeks keamanan nasional.
Kabar membanggakan ini diungkapkan langsung oleh Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, di sela-sela menghadiri resepsi syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Makopolda Kaltara baru-baru ini.
Pencapaian luar biasa di tingkat nasional ini menjadi bukti sahih bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan seluruh lapisan masyarakat mampu menciptakan atmosfer yang super aman dan kondusif di provinsi ke-34 Indonesia tersebut.
"Keberhasilan ini bukan kerja satu pihak, melainkan buah dari sinergi seluruh elemen masyarakat yang ada di Kalimantan Utara," ujar Gubernur Zainal dengan nada bangga.
Atas raihan prestisius ini, Gubernur Zainal mengajak seluruh warganya untuk tidak cepat puas. Ia mengimbau masyarakat untuk terus bahu-membahu menjaga, mempertahankan, bahkan menargetkan posisi Kaltara naik kelas menjadi provinsi teraman nomor satu di Indonesia.
"Apa yang telah kita capai hari ini harus kita jadikan motivasi untuk lebih baik lagi ke depannya," cetus mantan Wakapolda Kaltara tersebut optimis.
Jaminan keamanan suatu daerah dinilai memiliki efek domino yang masif terhadap akselerasi pembangunan ekonomi lokal. Pasalnya, para investor global maupun domestik dipastikan bakal lebih percaya diri menanamkan modal besarnya di daerah yang memiliki rekam jejak stabilitas keamanan yang bersih.
Menariknya, kondusivitas ini juga tidak lepas dari pola komunikasi unik dan apik yang dibangun oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Gaya kepemimpinan di Kaltara tidak kaku; koordinasi tidak hanya terjadi di ruang rapat formal, melainkan juga lewat pendekatan informal yang hangat.
"Kami sering bertemu, berdiskusi, bahkan ngopi bersama untuk memastikan komunikasi tetap terjalin dan setiap persoalan bisa segera diselesaikan. Kita akan jaga dan rapat kondisi ini," pungkasnya menyudahi obrolan. (*)