“Kita menurunkan petugas termasuk Kepala Balai Taman Nasional waktu itu, Polhut, Masyarakat Mitra Polhut, dan juga Manggala Agni yang ada di sana, semua turun ke lapangan dibantu dengan teknologi drone,” tambahnya.Baca Juga: Tak Ada Lagi Transaksi Tunai di Pemkab Gowa
Penemuan ladang ganja ini juga membuktikan pentingnya pengawasan kawasan taman nasional agar tidak disalahgunakan untuk aktivitas ilegal.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peningkatan keamanan dan pemantauan lebih ketat di wilayah konservasi.Baca Juga: Sekdaprov Herwan Antoni Minta ASN Pemprov Bengkulu Lakukan Efisiensi Setiap Kegiatan
Dengan adanya penemuan ini, Kemenhut dan pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Raja Juli Antoni menekankan bahwa komitmen pemerintah dalam menjaga kawasan konservasi dari aktivitas ilegal akan terus diperkuat.Baca Juga: Mentan Amran Dorong Kalsel Panen Padi 3 Kali Setahun, Saatnya Jadi Lumbung Pangan Nasional
“Kita akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memastikan taman nasional tetap menjadi kawasan konservasi yang bebas dari aktivitas ilegal,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Kawasan Gunung Bromo Kembali Terbakar
Di atas Bukit Cinta B29, Bisa Terlihat Kaldera Bromo, Gunung Arjuno dan Raung
Polda DIY Ungkap Jaringan Peredaran Ganja Jogja-Medan-Aceh
Ladang Ganja Seluas 600 Meter di Distrik Waris
Taruna Ikrar: BPOM Berkontribusi Ungkap Penangkapan Ganja-Sabu Rp 1 Triliun, Sitaan Desk Berantas Narkoba