Rayakan Semangat Kemerdekaan, Mal Ciputra Kembali Hadirkan Kampung Legendaris

Photo Author
Rully Satriadi, Suara Pembaruan
- Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:16 WIB
Suasana Kampung Legendaris Mal Ciputra Jakarta ramai dkunjungi para pecinta kuliner , Rabu (12/8/2026) sore. (SP News/Rully Satriadi)
Suasana Kampung Legendaris Mal Ciputra Jakarta ramai dkunjungi para pecinta kuliner , Rabu (12/8/2026) sore. (SP News/Rully Satriadi)

 

Jakarta, Suara PembaruanMal Ciputra Jakarta kembali menghadirkan Kampung Legendaris, yakni kuliner legendaris dari berbagai daerah di Nusantara mulai 12 – 23 Agustus 2026.

GM Mal Ciputra Ferry Irianto mengatakan, Mal Ciputra kembali menghadirkan Kampung Legendaris untuk merayakan semangat kemerdekaan sekaligus melestarikan kekayaan budaya kuliner Nusantara.

Ferry menyebutkan, event tahunan yang paling dinanti banyak pengunjung Mal Ciputra dan masyarakat ini menghadirkan 40 tenant kuliner legendaris dan autentik dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kampung Legendaris menghadirkan pengalaman kuliner yang berbeda dari event kuliner pada umumnya. Lebih dari 40 tenant kuliner legendaris dan autentik hadir dalam satu destinasi, membawa cita rasa khas dari kota asalnya langsung ke Mal Ciputra,” ujar Ferry Irianto ketika membuka Kampung Legendaris di Center Court,Lower Ground Mal Ciputra, Rabu (12/8/2026) sore.

Tarian Harmoni Nusantara mengawali pembukaan Kampung Legendaris di Mal Ciputra Jakarta, Rabu (12/8/2026) sore. (SP News/Rully Satriadi) (- SP NEWS Rully Satriadi)

Pembukaan Kampung Legendaris Mal Ciputra diawali dengan Tarian Harmoni Nusantara dari Bali, Kalimantan Barat, dan Papua yang mengisahkan perjalanan cita rasa Indonesia.

Ferry menjelaskan, kehadiran Kampung Legendaris kali ini kembali diperkuat oleh sejumlah tenant kuliner yang telah menjadi bagian dari perjalanan event ini.

Di antaranya Asem-Asem Koh Liem Semarang (1978), Bebek Sanjay Bangkalan Madura (2003), Toko Oen Semarang (1936), Nasi Pindang Kudus Gajahmada Semarang (1987), Warung Klepon Gianyar Bali (1980).

Kemudian Wingko Babat Kelapa Hijau, Babat Lamngan (1918), Cempedak Goreng Ci Lina (1997), Serabi Solo Notosuman (1923), Es Durian Iko Gantinyo (1986), Otak-Otak Ase Bangka (2010), dan banyak lagi jajanan lainnya.

Selain itu Kampung Legendaris juga menghadirkan sejumlah tenant baru seperti Warung Nasi Pecel Yu Gembrot Madiun (1942), Loempia Gang Lombok Semarang (1877), Bubur Ikan Ahian Pontianak (1983), Warung Babi Guling Pak Malen, Bali (1980), Nasi Cumi Hitam Pak Kris, Madura (2006), Kopi Asiang Pontianak (1958), Cuanki Rahayu Bandung, Oleh-oleh Nusantara, RM Adem Ayam, dan Sei Jo Kupang.

Pengunjung Mal Ciputra Jakarta menikmati berbagai kuliner legendaris di Kampung Legendaris Mal Ciputra Jakarta, Rabu (12/8/2026) sore. (SP News/Rully Satriadi)

Menurut Ferry, pengunjung tidak perlu menghabiskan waktu untuk berkeliling dari satu kota ke kota lainnya untuk menemukan kuliner legendaris Indonesia.

Cukup datang ke Mal Ciputra Jakarta, dan berbagai kuliner impian dari kota asalnya telah tersedia dalam satu destinasi.

Ferry menambahkan, Kampung Legendaris Mal Ciputra Jakarta konsisten menghadirkan kuliner yang memiliki cerita, sejarah, karakter, serta keotentikan rasa yang kuat.

Halaman:

Editor: Rully Satriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X