"Seruan Damai dari Tanah Keerom: Ondoafi Kwana Ajak Warga Jaga Persatuan, Tolak Hasutan Pecah Belah"

Photo Author
Roberth Vanwi, Suara Pembaruan
- Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05 WIB
Ondoafi Kwana, Ignasius Bate (Istimewa)
Ondoafi Kwana, Ignasius Bate (Istimewa)

Keerom, SUARAPEMBARUAN - Tokoh masyarakat Keerom sekaligus Ondoafi Kwana, Ignasius Bate, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Keerom, Papua. Ia menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan kebersamaan antara masyarakat dengan aparat keamanan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Ignasius mengatakan, selama ini dirinya bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pihak terkait terus berupaya menjalin komunikasi yang baik dengan aparat TNI-Polri. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami sebagai tokoh masyarakat terus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan aparat TNI-Polri. Ini penting agar setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat kita komunikasikan dan selesaikan dengan baik, sehingga tidak berkembang menjadi gangguan keamanan,” ujar Ignasius.

Terkait momentum 17 Agustus, Ignasius menyampaikan bahwa kondisi keamanan di Kabupaten Keerom dapat  secara aman dan damai. Hal tersebut kata dia, tidak terlepas dari adanya kesepahaman antara tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta berbagai elemen lainnya untuk bersama-sama menjaga ketertiban.

“Kami sudah bersepakat bahwa keamanan dan kedamaian di Keerom adalah tanggung jawab kita bersama. Karena itu, mari kita jaga situasi yang sudah aman ini dan jangan memberikan ruang bagi tindakan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi menimbulkan keresahan. Masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial.

“Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan pula mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas. Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan dan selesaikan secara damai,” tegasnya.

Menurut Ignasius, kepentingan dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap persoalan yang terjadi. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mengedepankan dialog, persaudaraan, dan sikap saling menghormati agar situasi keamanan di Keerom tetap terjaga.

“Kita semua ingin masyarakat Keerom hidup aman, bekerja dengan tenang, dan menjalankan aktivitas tanpa rasa takut. Karena itu, mari kita sama-sama menjaga kedamaian dan tidak melakukan tindakan yang justru merugikan masyarakat sendiri,” pungkas Ignasius.

Editor: Roberth Vanwi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Rekomendasi

Terkini

Asyiknya, PASMAN 75 Mlaku-mlaku Nang Tunjungan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:58 WIB
X