Demak, SUARA PEMBARUAN – Calon wakil bupati Demak, Eko Pringgolaksito melakukan kunjungan ke masyarakat, dengan bertemu sejumlah tokoh masyarakat Katolik Desa Batursari di Kecamatan Mranggen.
“Saya datang untuk bersilaturahmi dengan warga, sekaligus memperkenalkan diri dan meminta doa restu dari elemen masyarakat di Mranggen ini,” ujar Eko, dalam pertemuan yang digelar di rumah Dalakir, salah satu tokoh masyarakat Katolik di Desa Batursari, Minggu (29/9) malam.
Baca Juga: Terlibat Konflik Papua, WNA Finlandia Juha Christensen Sekarang Jadi Orang Paling Dicari TPNPB
Acara dihadiri puluhan warga yang datang dari seputar Batursari, seperti Plamongan, Pucanggading dan Mranggen.
Dalam Pilkada Demak 2024, Eko Pringgolaksito berpasangan dengan Edi Sayudi.
Baca Juga: Trafik Broadband 5G Telkomsel Tumbuh 340 Persen, Sukses Mendukung Gelaran PON XXI AcehSumut 2024
Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Edi Sayudi-Eko Pringgolaksito (Edi-Eko) diusung oleh koalisi besar terdiri atas 11 parpol, yakni 5 parpol parlemen (PKB, Gerindra, Nasdem, Demokrat dan PPP) dan 6 partai politik nonparlemen (Partai Hanura, PBB, Partai Umat, PKN, Partai Buruh, dan Partai Perindo).
"Kita ingin mewujudkan perubahan di Kabupaten Demak," kata Eko, saat memberi sambutan pembukaan.
Baca Juga: Masuk 10 Besar Perusahaan Terpercaya Sedunia: Strategi Transformasi SIG “On-Track”
Eko menyampaikan, perubahan dilakukan bersama-sama sehingga pembangunan bisa jalankan sesuai visi misi.
Baca Juga: Dukung Indosat Tambah Kapasitas Jaringan demi MotoGP Mandalika 2024
Penanganan banjir rob, isu-isu pemerintahan dan lainnya akan ditingkatkan. "Kita berharap, slogan Demak maju adil dan sejahtera bisa terwujud,"katanya.
"Mudah-mudahan perubahan yang kita usung bisa sesuai dengan harapan masyarakat," imbuhnya.
Baca Juga: Remaja Masjid Jabar Gelar Seminar Literasi Keuangan Syariah
Sejumlah tokoh pun banyak memberi masukan dan uneg-uneg kepada Eko.
“Saya tinggal di Pucanggading sudah 28 tahun, Pak. Tolong dibenahi, lapangan kotak yang tadinya dibuat untuk ruang terbuka hijau dan untuk sarana rekreasi dan olahraga warga, sekarang kondisinya semrawut, malah tertutup oleh lapak-lapak para pedagang,” ujar AB Marjuki, seorang warga Pucang Anom, Perumnas Pucanggading.
Seorang warga lainnya, Yudi, yang tinggal di Perum Taman Batursari Indah mengeluhkan kondisi gelapnya kondisi wilayah Batursari saat malam hari.
Baca Juga: Pemerintah Siapkan 1.951 Hunian Tetap, 30% Korban Erupsi APG Semeru Pilih Bermukim di Zona Merah Bencana
“Kalau masuk dari Pos Polisi Penggaron, begitu masuk wilayah Batursari pasti peteng (gelap) sepanjang jalan, saya sudah matur sama Pak Tikno (kades Batursari) tapi tak pernah ada solusi sampai saat ini,” ujar Yudi.
Artikel Terkait
Andika-Hendi Resmi Daftar KPU Jateng, Siap Hadapi Luthfi-Yasin di Pilgub Jateng
Survei Y-Publica: Agustina-Iswar Unggul Atas Yoyok-Joko di Pilwakot Semarang
Wakapolda Jateng, Brigjen Agus Suryo: Ada TNI Polri Tidak Netral Selama Pilkada, Laporkan!
113 Ribu Satlinmas Diterjunkan untuk Amankan Pilkada Serentak 2024
Lakukan Penganiayaan Ketua KPU Nabire Ditetapkan Tersangka, Diminta Tak Ikut Tahapan Pilkada
Polda DIY Kampanyekan Pilkada Damai dengan bagi Bansos