Prabowo Sindir Budaya Politik yang Suka Menjatuhkan Pemimpin

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 7 November 2025 | 06:07 WIB
Presiden Prabowo (kiri) buka suara soal isu dikendalikan Jokowi (kanan). (Instagram/jokowi)
Presiden Prabowo (kiri) buka suara soal isu dikendalikan Jokowi (kanan). (Instagram/jokowi)

 


Cilegon, SUARA PEMBARUAN - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak berada di bawah kendali Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Ia menepis keras isu tersebut dan menyebutnya sebagai cerminan budaya politik yang tidak sehat di Indonesia.

“Prabowo masih dikendalikan Jokowi? Enggak ada itu,” ujar Prabowo dalam pidatonya saat meresmikan Pabrik Lotte Chemical di Cilegon, Banten, Kamis (6/11/2025).
“Pak Prabowo takut sama Pak Jokowi? Ya enggak ada itu. Untuk apa saya takut sama beliau,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyoroti praktik politik yang kerap menjatuhkan pemimpin setelah mereka tidak lagi berkuasa. Ia menyebut hal tersebut sebagai kebiasaan yang harus diubah.

“Saya lihat mulai muncul budaya yang tidak baik. Pemimpin yang sudah selesai menjabat malah dicari-cari kesalahannya. Saat berkuasa disanjung-sanjung, setelahnya dikritik habis-habisan. Ini budaya apa?” ujarnya tegas.

Prabowo menilai, bangsa Indonesia perlu lebih dewasa dan bijak dalam menghormati para pemimpin terdahulu. Menurutnya, kritik boleh saja, tetapi tetap harus diiringi dengan penghargaan terhadap jasa dan kerja keras mereka.

Hormati Pendahulu, Akui Peran Jokowi

Dalam pidato yang sama, Prabowo menyampaikan rasa hormat kepada pendahulunya, termasuk Presiden Jokowi, yang dianggap telah meletakkan dasar penting bagi berbagai proyek strategis nasional.

“Saya yang beruntung, Pak Jokowi yang capek-capek merintis, saya yang meresmikan,” kata Prabowo sambil tersenyum.


“Itu namanya takdir. Tapi karena saya takut kualat, saya undang beliau. Saya hormati semua pendahulu saya,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan para pejabat negara dan tamu undangan dalam peresmian pabrik kimia terbesar di Indonesia tersebut.*

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X