Untuk itu, Misbakhun meminta Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri memperkuat pembinaan serta koordinasi dengan seluruh pemerintah daerah guna mempercepat realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Menjelang akhir tahun anggaran 2025, saya berharap realisasi belanja daerah bisa dipercepat agar benar-benar memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Ia menambahkan, percepatan belanja pemerintah daerah sangat penting, terutama di tengah upaya memperkuat pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan menghadapi tekanan perlambatan ekonomi global.*
Artikel Terkait
Kenaikan Dana Reses DPR RI Capai Rp702 Juta, Publik Pertanyakan Transparansi
Dampak Pemangkasan Dana Transfer, Tak Ada Rehabilitasi dan Pembangunan Faskes di Bengkulu Tengah
Gubernur Helmi Hasan : Dana APBD Harus Dinikmati Masyarakat Bengkulu
Dana TKD Dipangkas Ratusan Miliar, Pemprov Bengkulu Kaji Kurangi Hari Kerja ASN
Menkeu Purbaya Tegaskan Tak Akan Bahas Polemik Dana Pemda: “Itu Urusan Bank Indonesia”