Mengupas Akar Ekstremisme Lewat Film Road to Resilience

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 3 Juni 2025 | 22:54 WIB
Diskusi film dokumenter Road to Resilience yang digelar Kreasi Prasasti Perdamaian (KPP) dan ruangobrol.id.  (SP/dok panitia )
Diskusi film dokumenter Road to Resilience yang digelar Kreasi Prasasti Perdamaian (KPP) dan ruangobrol.id. (SP/dok panitia )

Pertama adalah faktor pendorong (push), yakni kondisi ketidakberdayaan dan pencarian solusi. Kedua, faktor penarik (pull) seperti janji ekonomi dan semangat jihad.

“Ketiga adalah faktor fasilitator, yakni lingkungan dan dinamika kelompok yang mendorong individu masuk dalam jaringan kekerasan. Bisa berupa budaya kekerasan, keinginan membalas dendam, atau ketidakpercayaan terhadap negara,” jelas Indah.*

 

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X