MAROS, SUARA PEMBARUAN – Pesawat tempur Sukhoi milik TNI Angkatan Udara dilaporkan mengalami insiden tergelincir di kawasan Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin, 24 Agustus 2026.
Video yang memperlihatkan pesawat berada di luar landasan pacu beredar luas di media sosial. Insiden tersebut bahkan menarik perhatian pengendara yang melintas di sekitar lokasi.
Dalam unggahan akun Instagram @mood.jakarta, pesawat disebut keluar dari landasan pacu Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Seorang warga bernama Imam mengaku melihat langsung kondisi pesawat setelah keluar dari jalur. Ia juga melihat kepulan asap dari bagian belakang pesawat serta sejumlah kendaraan pemadam kebakaran berada di lokasi.
"Tadi saya melintas sudah tergelincir. Kemudian ada asap di belakang pesawat dan ada juga mobil pemadam kebakaran," kata Imam di Maros, Senin, 24 Agustus 2026.
Petugas pemadam kemudian bergerak mengatasi percikan api yang mulai membakar rumput di sekitar lokasi.
Personel TNI AU juga langsung melakukan pengamanan di area tersebut. Warga yang melintas diminta tidak mendekati maupun mendokumentasikan kondisi pesawat.
Pengamanan tersebut sempat berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitar lokasi.
"(Akibatnya) macet tadi hampir 1 kilometer," ujar Imam.
Berhenti Dekat Pagar Pembatas
Dalam video yang beredar, pesawat terlihat keluar dari jalur runway hingga berhenti di dekat pagar pembatas kawasan pangkalan.
Sejumlah bagian pagar pembatas di sekitar area landasan juga telah dipasangi vinil. Kondisi tersebut membuat posisi pesawat dapat terlihat dari area luar yang berdekatan dengan lokasi kejadian.
Namun, hingga kini belum ada informasi resmi mengenai penyebab pesawat keluar dari landasan pacu tersebut.
Penerbangan Tetap Berjalan
Meski terjadi insiden di salah satu sisi landasan, aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin disebut tidak terganggu.
Branch Communication & CSR Department Head Bandara Hasanuddin, Taufan Yudhistira, membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Berdasarkan video viral di media sosial, kami sampaikan bahwa memang terjadi hal tersebut di landasan pacu sisi barat (runway 13) di Bandara Sultan Hasanuddin," kata Taufan dalam keterangan resmi, Senin.
"Saat ini, sedang dilakukan penanganan," imbuhnya.
Taufan memastikan operasional bandara tetap berlangsung. Penerbangan menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan atau Runway 03-21.
"Operasional penerbangan menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan (runway 03-21)," tandasnya.
Sementara itu, informasi mengenai ada atau tidaknya korban serta penyebab pasti insiden pesawat Sukhoi tersebut masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Wagub Bengkulu Saksikan Penerjunan Taktis dan Free Fall Kopassus dari Pesawat Hercules
Pesawat AMA PK-RCY Terbakar di Bandara Balingga, Satgas Ops Damai Cartenz Selidiki Penyebab Insiden
Uskup Jayapura: Serangan ke Pilot AMA Adalah Tindakan Biadab, Tegaskan Pesawat Murni untuk Misi Kemanusiaan Bukan Militer
Menko Polkam Kutuk Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo, Pemerintah Janji Kejar Pelaku
Terbang Pesawat Khusus, Polri Kerahkan 10 K9 SAR Berpengalaman ke Flores, Misi Pencarian Korban