Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Kebutuhan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) akan pelayanan yang cepat dan solutif saat menghadapi kendala di lapangan menjadi fokus utama Direksi BPJS Kesehatan periode 2026–2031. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran delapan program Quick Wins yang ditargetkan selesai dalam 100 hari pertama masa kerja direksi baru.Baca Juga: Pertamina Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa delapan program tersebut terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni empat Program Customer Centric dan empat Program Collaborative. Program Customer Centric dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar peserta JKN dengan menghimpun aspirasi masyarakat, khususnya terkait harapan akan respons layanan yang cepat dan solusi yang efektif. Sementara itu, Program Collaborative bertujuan memperluas layanan terintegrasi melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.Baca Juga: Antri Sebelum Habis! Risol Nori Mentai Tlogosari Jadi Camilan Favorit Warga
Empat Program Customer Centric meliputi: Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat, Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda, serta Eliminasi Inefisiensi. Inisiatif Respons Cepat Solutif difokuskan pada penanganan keluhan peserta terhadap layanan BPJS Kesehatan maupun mitranya, sekaligus memperluas jangkauan komunikasi hingga ke wilayah pedesaan.Baca Juga: Es Gempol Pak Karno: Cuma Rp8.000, Sensasi Legendaris yang Bikin Warga Semarang Ketagihan!
Pujo menegaskan bahwa peluncuran Quick Wins ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap salah satu poin Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui sektor kesehatan. Ia berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga keberlanjutan dan peningkatan kualitas Program JKN yang telah memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan usai acara peluncuran layanan PANDAWA 24 Jam dan program Quick Wins 100 Hari Kerja.Baca Juga: Pemkot Semarang Musnahkan Jutaan Rokok Ilegal dan MMEA Senilai Rp11,4 Miliar
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menambahkan bahwa inovasi utama dalam program Respons Cepat Solutif adalah layanan administrasi melalui WhatsApp, yaitu PANDAWA 24 Jam. Jika sebelumnya layanan ini hanya tersedia pada pukul 08.00–17.00 waktu setempat, kini peserta dapat mengaksesnya kapan saja dengan mengirim pesan ke nomor 08118165165.Baca Juga: UGM Hadirkan eKarsa, Solusi Transportasi Sehat dan Ramah Lingkungan di Rumah Sakit
Selain itu, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan prioritas dengan standar waktu respons kurang dari lima menit. Layanan cepat ini mencakup tiga hal utama: penambahan anggota keluarga bagi peserta tertentu seperti bayi baru lahir dan pekerja aktif; pengaktifan kembali kepesertaan bagi anak di atas 21 tahun yang masih berkuliah, peserta PPU nonaktif yang beralih menjadi peserta mandiri, serta WNI yang kembali dari luar negeri; dan perubahan data kepesertaan seperti golongan serta gaji PNS/TNI/Polri, nomor telepon, hingga identitas dasar seperti NIK, KK, tanggal lahir, dan alamat.Baca Juga: Penugasan Agrinas dalam Program Koperasi Merah Putih Disorot dari Aspek Legalitas dan Tata Kelola
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa Indonesia tengah menuju konsep digital welfare state, di mana layanan publik diharapkan bertransformasi dari reaktif menjadi proaktif. Menurutnya, kehadiran PANDAWA 24 jam merupakan bagian penting dari transformasi digital nasional yang mampu meningkatkan efisiensi waktu dan kualitas pelayanan publik.Baca Juga: Dari Tambang Bawah Tanah ke Panggung: Karyawan Freeport Peringati HUT ke-59 dengan Drama Musikal yang Bikin Penonton Mewek
Apresiasi juga disampaikan oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, yang menilai kemudahan dan kecepatan akses layanan kesehatan sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Senada dengan itu, Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainul Tauhid Sa’adi, menyebut inovasi PANDAWA 24 jam sebagai langkah progresif yang menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan layanan tanpa batas ruang dan waktu.Baca Juga: Gubernur Jatim : Penggunaan Gadget Tidak Terkontrol di Sekolah, Timbulkan Dampak Negatif
Program Customer Centric lainnya adalah Iuran Kuat, yang berfokus pada optimalisasi penerimaan iuran melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemanfaatan dana corporate social responsibility (CSR) serta skema pembayaran iuran secara harian dan mingguan melalui pengembangan Program REHAB. Sementara itu, Prolanis Muda ditujukan bagi peserta berusia di bawah 45 tahun yang menderita diabetes melitus dan hipertensi.Baca Juga: Sultan Dukung Bupati Lebong Tuntaskan Kendala Teknis PSN PT PGE Hulu Lais, Siap Kawal Ditingkat Pusat
Adapun Eliminasi Inefisiensi dilakukan melalui upaya pencegahan dan penanganan perilaku tidak efisien, termasuk kecurangan (fraud), dengan memanfaatkan teknologi Intelligence Claim berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung proses verifikasi klaim.