Jangan Panik! 99 Ribu Warga Semarang Nonaktif BPJS Kini Direaktivasi, Layanan Kesehatan Tetap Aman

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 2 Maret 2026 | 15:17 WIB
Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Agus Jun bersama Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang Dian Rahmawati dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Semarang Sari Quratul Ainy.
Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Agus Jun bersama Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang Dian Rahmawati dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Semarang Sari Quratul Ainy.

BPJS: Semua Pasien Harus Dilayani

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit dan klinik, untuk memastikan pelayanan tetap berjalan.

“Jika peserta nonaktif dan belum dapat direaktivasi, maka akan dibackup oleh pemerintah daerah melalui UHC. Yang terpenting, pasien tetap mendapatkan pelayanan,” katanya.Baca Juga: Travel Papua Wakili Tanah Papua di Pameran Pariwisata dan Travel Terbesar Dunia 2026

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengecek status kepesertaan secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN atau layanan WhatsApp resmi BPJS. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melakukan pendaftaran mandiri dengan mudah.

Menurutnya, proses validasi selama enam bulan bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran. Peserta yang tidak memenuhi kriteria desil 1–5 dapat beralih menjadi peserta mandiri.Baca Juga: Jusuf Kalla : Konflik Timur Tengah, Berdampak Ekonomi bagi Indonesia

Warga Diminta Tenang

Pemkot Semarang menegaskan masyarakat tidak perlu resah atau menyebarkan informasi yang belum jelas. Pemerintah memastikan seluruh warga tetap mendapat akses kesehatan.

“Intinya, tidak ada warga yang tidak dilayani. Pemerintah Kota Semarang hadir untuk menjamin kesehatan masyarakat,” pungkas Agus.Baca Juga: Perang Israel–Iran Memanas, Bandara Dubai hingga Madinah Ditutup, WNI Terjebak

Dengan sinergi lintas sektor ini, Pemkot optimistis seluruh warga tetap terlindungi dalam sistem jaminan kesehatan, sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.*Baca Juga: 2.024 Keluarga Miskin Terima Bantuan Pemasangan Listrik Grtatis dari Pemprov Bengkulu

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X