Baca Juga: 1.692 Kader BKKBN Bengkulu Dikerahkkan Untuk Pemuktakhiran Data Keluarga 2024
Dengan terus berkembangnya kelompok kesenian ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa tradisi bisa tetap relevan dan mendapatkan tempat di tengah perkembangan zaman.*
Artikel Terkait
Reog Ponorogo Masuk Nominasi Tunggal Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
Perjuangkan Reog Ponorogo Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda
KSP Kawal Usulan Reog Ponorogo Sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
TBRS Disiapkan Jadi Pusat Kesenian dan Kebudayaan Kota Semarang
Pentas Ketoprak di Dusun Mojo, Merawat Eksistensi Kesenian Rakyat Agar Tidak Tergilas Zaman