Dari Lapangan Futsal ke Panggung Musik: Perjalanan Wachita Rica Menjadi DJ

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:43 WIB
Wachita Rica menemukan jalan hidupnya di dunia musik elektronik. (Ist)
Wachita Rica menemukan jalan hidupnya di dunia musik elektronik. (Ist)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Berawal dari rutinitas sederhana menjaga sebuah tempat futsal, Citra—yang kini dikenal dengan nama panggung Wachita Rica—menemukan jalan hidupnya di dunia musik elektronik. DJ asal Medan ini telah menekuni profesinya sejak 2008 dengan karakter musik progressive, melodic techno, dan EDM.

Perkenalan Wachita Rica dengan dunia DJ bermula ketika ia bekerja di eks Bintang Futsal Kemang. Saat itu, ia kerap memutar berbagai genre musik untuk menghibur pengunjung yang berolahraga. Kebetulan, lokasi tersebut bersebelahan dengan sekolah DJ yang dinaungi DJ Riri. Rasa penasaran pun tumbuh, hingga akhirnya ia memutuskan belajar di Spinach Records.

Apa yang semula hanya coba-coba, perlahan berkembang menjadi passion serius. Musik menjadi ruang ekspresi sekaligus medium bagi Wachita Rica untuk menemukan karakter yang ingin ia tampilkan kepada pendengar.

Namun perjalanan itu tidak selalu mulus. Tekanan untuk tampil maksimal menjadi tantangan tersendiri. Baginya, menjadi DJ bukan sekadar memainkan musik, melainkan membangun suasana, menjaga energi penonton, dan menghadirkan pengalaman berkesan di setiap panggung.

Kegagalan justru menjadi titik balik penting. Alih-alih menyerah, ia memilih mengevaluasi diri, memperbaiki strategi, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai pembelajaran. Proses panjang itu membentuk mental lebih kuat sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri terhadap identitas musik yang ia bawa.

Keseriusan Wachita Rica juga diwujudkan lewat single perdana berjudul Jump Shoot. Karya tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanannya, menegaskan bahwa ia bukan hanya performer di balik DJ deck, tetapi juga kreator musik.

Dalam setiap persiapan penampilan, ia selalu berusaha memahami konsep acara, karakter audiens, hingga suasana venue. Menurutnya, riset menjadi bagian penting agar musik yang dimainkan dapat terhubung dengan penonton dan menciptakan pengalaman yang tepat.

Konsistensi, kejujuran terhadap diri sendiri, serta kemauan untuk terus berkembang menjadi prinsip yang ia pegang teguh. Wachita Rica percaya, pencapaian besar tidak hadir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dijalani dengan disiplin dan komitmen.

Kepada generasi muda yang ingin menekuni profesi DJ, ia berpesan agar tidak hanya mengejar popularitas. “Memahami musik, terus berlatih, menemukan karakter sendiri, serta menjaga sikap dan profesionalisme adalah bekal penting untuk bertahan di industri,” ujarnya.

Ke depan, Wachita Rica ingin tampil di berbagai event besar, berkolaborasi dengan lebih banyak talenta, serta menciptakan karya-karya original yang merepresentasikan identitas musiknya. Ia berharap perjalanan yang telah dilaluinya dapat menjadi inspirasi bagi orang lain yang tengah berjuang mengejar mimpi.

“Perjalanan hidup saya adalah tentang terus belajar, jatuh, bangkit, dan berkembang menjadi versi terbaik dari diri saya melalui setiap proses yang saya jalani,” ungkap Wachita Rica. (Rohmat Yusuf)


Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X