1.692 Kader BKKBN Bengkulu Dikerahkkan Untuk Pemuktakhiran Data Keluarga 2024

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Jumat, 2 Agustus 2024 | 11:04 WIB
Kader BKKBN Bengkulu tengah melakukan pendataan pemuktahiran data keluarga tahun 2024.(Foto/Humas BKKBN Bengkulu)
Kader BKKBN Bengkulu tengah melakukan pendataan pemuktahiran data keluarga tahun 2024.(Foto/Humas BKKBN Bengkulu)

Bengkulu, suarapembaruan.news- Sebanyak 1.692 orang kader dilibatkan pihak Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu untuk melaksanakan pemutakhiran data keluarga setiap lima tahun guna memastikan tersedianya database valid dan dapat digunakan dalam perencanaan pembangunan.

Pelaksanaan pemutakhiran data BKKBN ini, akan dilaksanakan selama satu bulan penuh sejak 1-30 Agustus 2024. Demikian diungkapka Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu, Zamhari Bahrun, di Bengkulu, Jumat (2/8/2024).

Dijelaskan, dalam pelaksanaan pemutakhiran data keluarga di Provinsi Bengkulu, pihak BKKBN setempat melibatkan ribuan orang kader sebagai petugas pendata. Mereka berasal dari kader KB Desa dan Sub PPKBD.

Baca Juga: PDIP Usung Paslon Zurdi Nata-Abdul Hafiz di Pilkada Kepahiangn

Selain itu juga melibatkan kader institusi masyarakat pedesaan (IMP) serta PKB/PLKB sebagai tenaga supervisor dan pendamping dalam proses pemutakhiran data.

"Jumlah kader yang terlibat ini diyakini akan mampu menyasar target sebanyak 253.855 keluarga yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota dengan 116 kecamatan dan 425 desa lokus," ujarnya.

Pendataan Keluarga yang dilakukan BKKBN merupakan bagian dari implementasi UU Nomor 52/2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Baca Juga: Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi, Pertamina Patra Niaga: Harga Pertamax Tidak Naik

BKKBN sebagai lembaga yang mendapat tugas untuk mengendalikan jumlah penduduk melalui penyelenggaraan program Kependudukan dan Keluarga Berencana serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pembangunan keluarga.

"Penyediaan data keluarga yang valid dan akurat sangat penting sebagai dasar untuk berbagai program pembangunan, terutama dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia," tambah Zamhari.

Dengan adanya pemutakhiran data keluarga ini, diharapkan perencanaan pembangunan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan tepat sasaran, sesuai dengan kebutuhan masyarakat.(*)

 

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kajati Resmikan Kantor Kajari Bengkulu Tengah

Kamis, 23 Januari 2025 | 17:20 WIB
X