Kampanye Pemilu Damai, KPU: Jangan Umbar Hal Negatif, Ahmad Luthfi Minta No Hoax, No Fitnah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 24 September 2024 | 14:55 WIB
Dua paslon Pilgub Jateng melepaskan burung merpati simbol pilkada damai.
Dua paslon Pilgub Jateng melepaskan burung merpati simbol pilkada damai.

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan KPU Jateng, Selasa (24/9), menjadi momen untuk menjaga kerukunan ditengah kontestasi Pilgub Jateng. Apalagi tahapan kampanye akan dimulai per 25 September 2024.


Ketua KPU Jateng, Handi Triujiono mengatakan, deklarasi ini jadi momen penting dalam tahapan pemilu damai.

Baca Juga: Budaya Literasi Pacu Inovasi dan Kreativitas Untuk Wujudkan Masyarakat Berkarakter

Sehingga kampanye yang dilakukan kedua paslon berjalan sehat, dan tidak mengumbar hal-hal negatif.

Selanjutnya ia mendiktekan teks kampanye pemilu damai dan diikuti semua pasangan calon dan parpol pendukung serta masing-masing tim pemenangan.

Dalam deklarasi, masing-masing wajib mewujudkan pilgub yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Kedua, melaksanakan kampanye yang aman, tertib, damai dan berintegritas tanpa politisasi SARA serta tanpa politik uang. Ketiga, melaksanakan kampanye berdasarkan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Tingkatkan Peran Legislatif, Puluhan Anggota DPRD Kabupaten dan Kota di Bengkulu Ikuti Orientasi

Selanjutnya masing-masing pasangan calon beserta pimpinan parpol pendukung menandatanganI berita acara kampanye pemilu damai.


Kemudian mereka bersama-sama melepaskan merpati berwarna putih. Merpati sebagai simbol kedamaian dan kebebasan dalam melaksanakan pilkada kali ini.
Sementara itu, Cagub nomor urut 02 Ahmad Luthfi meminta agar jangan ada hoax dan fitnah dalam masa kampanye.

Baca Juga: Gubernur Rohidin Akan Perjuangkan 3.000 THL Pemprov Bengkulu Diangkat Jadi PPPK

Demokrasi, kata dia, adalah pestanya rakyat, maka sudah semestinya dibikin menyenangkan dengan suasana gembira. Masyarakat bebas untuk menyuarakan aspirasi pilihannya namun diingatkan tetap dengan cara yang santun. Tidak boleh ada sikap saling menjelekkan pasangan lain atau pendukung lainnya.

"No hoax, tidak boleh ada fitnah. Pesta harus dibikin meriah dengan tersenyum dan tertawa. Masyarakat sudah dewasa untuk memilih pemimpin," ujar Ahmad Luthfi, dalam acara itu.

Baca Juga: Investor Tiongkok Tertarik Garap Potensi Sumber Daya Alam Bengkulu Pertambangan dan Perikanan

Hadir di acara tersebut Ketua KPU Jateng Handi Triujiono beserta 6 komisoner lainya, Pj Gubernur Nana Sudjana, Komisoner Bawaslu Jateng, serta pimpinan Forkopimda Jateng.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X