Bengkulu, suarapembaruan.news- Bengkulu, suarapembaruan.news- Hampir dipastikan peserta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Bengkulu pada 27 November 2024 mendatang akan diikuti hanya dua pasang calon (paslon). Asumsi ini didasarkan atas dukungan partai politik kepada calon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu yang ada sekarang.
Keterangan yang dihimpun Suara Pembaruan.News, Minggu (4/8/2024), dua paslon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu, yang hampir dipastikan maju di pilkada serentak 27 November 2924, yakni paslon Rohidin Mersyah-Meriani dan Helmi Hasan-Mian.
Sedangkan untuk calon independen pasangan Dempo Exler-Ahmad Kanedi belum dapat dipastikan lolos atau tidak sebagai peserta pilgub Bengkulu karena KTP dukungan yang mereka serahkan ke KPU Provinsi Bengkulu ketika dilakukan verikasi faktual banyak tidak tepat sehingga tidak memenuhi syarat (TMS).
Meski demikian, kepastian paslon Dempo Exler-Ahmad Kanedy lolos atau tidak sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dari jalur perseorangan atau independen masih menunggu hasil verifikasi KPU tingkat kecamatan se-Provinsi Bengkulu.
PAN dan PPP Sengketa, KPU Bengkulu Tengah Belum Tetapkan Anggota DPRD Terpilih Hasil Pileg 2024
Jika hasil verifikasi dukungan KTP paslon Dempo Exler-Ahmad Kanedy dinyatakan TSM oleh KPU Provinsi Bengkulu, maka dipastikan peserta pilkada Bengkulu hanya ada dua paslon, yakni Rohiden Mersyah-Meriani (Romer) dan Helmi Hasan -Mian.
Paslon Romer maju di Pilgub Bengkulu akan mendapat dukungan dari beberapa parpol, di antaranya Partai Golkar, PSK, Hanura, Gerindra dan PKB meski pasangan ini sebenarnya diusung Golkar saja sudah cukup. Pasalnya, Partai Golkar hasil pemilu legislatif lalu meraih 10 kursi di DPRD Provinsi Bengkulu.
Sedangkan syarat untuk mengusung satu paslon gubernur dan wakil gubernur pada pilkada serentak cukup 9 kursi saja. Artinya, Partai Golkar masih kelebihan satu kursi, tanpa ada dukungan parpol lain paslon Romer dipastikan jadi peserta pilkada 27 November 2024.
Baca Juga: DPP PSI Resmi Tugaskan Melly Pangestu Maju Pilwakot Semarang
Namun, paslon ini tetap mendapat dukungan dari partai politik koalisi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Partai Demokrat akan merapat ke paslon Romer. Sedangkan paslon Helmi Hasan-Mian hanya diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan PDIP.
Meski demikian, tidak menutup kemungkinan paslon Helmi Hasan dan Mian akan mendapat dukungan dari partai lain, karena masih ada beberapa parpol yang belum menentukan dukungan untuk calon gubernur dan wakil gubernur Bengkulu, yang akan dipilih pada pilkada 27 November mendatang.
"Besar kemungkinan peserta Pilgub Bengkulu hanya diikuti dua paslon, yakni Rohidin Mersyah-Meriani dan Helmi Hasan Mian. Alasanya, partai politik yang belum menentukan dukungan ke kandidat balon gubernur dan wakil gubernur masih sedikit sekali," kata Direktur Panji Riset and Consuling (PRC) Bengkulu, Panji Suminar, di Bengkulu, Minggu (4/7/2024).
Baca Juga: PDIP Usung Paslon Zurdi Nata-Abdul Hafiz di Pilkada Kepahiang
Ia mengatakan, sekarang ini masih ada 3 parpol yang memiliki wakil di DPRD Provinsi Bengkullu yang belum menentukan dukungan untuk gubernur dan wakil gubernur pada pilkada 27 November nanti, yakni Nasdem, Demokrat dan Gerindra. Sedangkan untuk PKB kemungkinan merapat paslon Romer.
Artikel Terkait
Jelang Pilwakot, Spanduk Anonim Bernada Provokasi Bermunculan di Beberapa Sudut Kota Semarang
Pertarungan Pilwakot Bengkulu Diperkirakan Akan Berlangsung Sengit
DPP Mendukung Pasangan Paulus Waterpauw-Toni Wanggai, Golkar Papua Tegak Lurus Dengan Keputusan
Terkait Pelaksanaan Pilkada Serentak, KPU Benteng Gelar Sosialisasi PKPU No 8 Tahun 2024
PAN dan PPP Sengketa, KPU Bengkulu Tengah Belum Tetapkan Anggota DPRD Terpilih Hasil Pileg 2024