Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti Ingatkan Pentingnya Menjaga Keamanan Demi Kesejahteraan Masyarakat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 22 Juli 2026 | 11:25 WIB
Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Martina Natkime
Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Martina Natkime

 

 

Mimika, SUARA PEMBARUAN – Tokoh Perempuan Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura, Martina Natkime mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif.

Menurutnya, stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan pendulangan yang menjadi sumber penghidupan bagi banyak warga.

Martina mengatakan, hingga saat ini situasi keamanan di Distrik Tembagapura berjalan aman dan kondusif. Kondisi tersebut dinilai harus terus dipertahankan karena memberikan rasa nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama di kawasan pendulangan yang menjadi pusat roda perekonomian masyarakat setempat.

"Kawasan pendulangan di Tembagapura bukan hanya menjadi lokasi bekerja bagi masyarakat sini, tetapi juga menjadi ruang penghidupan bagi banyak keluarga yang menggantungkan kebutuhan sehari-hari dari aktivitas tersebut. Karena itu, keamanan dan ketertiban harus terus kita jaga bersama," ujar Martina.

Ia menegaskan, menjaga kondusivitas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta seluruh elemen di Kabupaten Mimika, khususnya Distrik Tembagapura.

"Semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan. Kesadaran masyarakat untuk menghindari tindakan yang dapat mengganggu aktivitas warga merupakan kunci agar situasi tetap aman dan kondusif," katanya.

Martina juga berharap seluruh pihak, termasuk mereka yang memiliki perbedaan pandangan, dapat mengedepankan kepentingan bersama serta menahan diri dari berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Menurutnya, suasana damai menjadi modal utama bagi masyarakat untuk terus bekerja, berusaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk mengutamakan persatuan dan menjaga komunikasi yang baik. Perbedaan adalah hal yang wajar, namun jangan sampai memicu tindakan yang merugikan masyarakat luas. Mari kita ciptakan suasana yang aman, harmonis, dan saling menghormati," tutur Martina.

Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih bijaksana dalam menyikapi dinamika sosial maupun berbagai informasi yang beredar.

Martina mengingatkan pentingnya menyaring setiap informasi secara selektif serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar dan berpotensi memecah belah persatuan.

"Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Mari kita perkuat komunikasi dan menjaga kebersamaan agar situasi tetap kondusif demi kepentingan masyarakat Tembagapura," ujarnya.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Martina turut mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai semangat untuk mempererat persatuan, menjaga kedamaian, dan memperkuat stabilitas keamanan.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X