MBG Disorot, Mahfud MD: Program Penting, Tapi Jangan Sampai Amburadul

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 20 Maret 2026 | 21:14 WIB
Menyoroti penuturan eks Menko Polhukam, Mahfud MD terkait polemik yang membayangi pelaksanaan program MBG di Tanah Air. (Instagram.com/@mohmahfudmd - BGN)
Menyoroti penuturan eks Menko Polhukam, Mahfud MD terkait polemik yang membayangi pelaksanaan program MBG di Tanah Air. (Instagram.com/@mohmahfudmd - BGN)

 


Program MBG menuai kritik. Mahfud MD soroti distribusi telat, menu bermasalah hingga lemahnya pengawasan di daerah.


Jakarta, SUARA PEMBARUAN  – Polemik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah menuai perhatian serius. Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD, menilai program strategis tersebut masih menghadapi persoalan mendasar dalam tata kelola.

Menurutnya, sejumlah keluhan masyarakat yang ramai di media sosial, mulai dari kualitas menu hingga keterlambatan distribusi, menunjukkan sistem pelaksanaan MBG belum tertata optimal.

Mahfud menegaskan, program ini sejatinya memiliki tujuan baik, namun perlu pembenahan serius agar tidak menimbulkan masalah baru. Ia menilai tata kelola yang kurang rapi berpotensi menghambat manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Program ini penting, tetapi pengelolaannya harus diperbaiki agar tidak terkesan amburadul,” ujarnya dalam kanal YouTube resminya, Jumat (20/3/2026).

Salah satu sorotan utama adalah kasus distribusi bahan mentah di daerah. Mahfud mencontohkan temuan di Pamekasan, Madura, di mana bantuan berupa ikan lele mentah diberikan untuk konsumsi beberapa hari ke depan, meski fasilitas penyimpanan tidak memadai.

Ia juga menyinggung kasus dugaan keracunan yang sempat terjadi di sejumlah wilayah. Menurutnya, insiden tersebut harus diusut secara transparan, termasuk penyebab dan langkah penanganannya.

Mahfud menyayangkan minimnya penjelasan terbuka kepada publik serta belum terlihat adanya tindakan tegas terhadap kesalahan yang terjadi di lapangan.

Lebih jauh, Guru Besar Hukum Tata Negara itu menekankan pentingnya sistem pengawasan yang terukur dalam program sebesar MBG. Tanpa pengawasan yang kuat, tujuan meningkatkan gizi masyarakat justru berisiko berbalik menjadi persoalan baru.

Meski demikian, Mahfud menegaskan kritik yang disampaikannya bukan bentuk penolakan terhadap program. Ia justru mendorong pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat luas.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X