Viral Diduga Main Game Saat Rapat, Kepala BGN Jambi Bantah: Itu Aplikasi Monitoring

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB
Kepala BGN Jambi diduga main game saat rapat bersama Gubernur Jambi. (Instagram/infojambi.id)
Kepala BGN Jambi diduga main game saat rapat bersama Gubernur Jambi. (Instagram/infojambi.id)

 


Jambi, SUARA PEMBARUAN – Kepala regional Badan Gizi Nasional Jambi, Adityo Wirapranatha, menjadi sorotan usai video dirinya diduga bermain game saat rapat viral di media sosial.


Video berdurasi 15 detik itu memperlihatkan momen Adityo saat menghadiri rapat koordinasi bersama Gubernur dan Forkopimda Provinsi Jambi di Swiss-Belhotel Jambi, Senin (16/3/2026).

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat layar perangkat yang digunakan Adityo menampilkan tampilan yang diduga sebagai game online Fate/Grand Order. Momen tersebut terjadi ketika Gubernur Jambi, Al Haris, tengah memberikan arahan di podium.

Video tersebut diunggah salah satunya oleh akun @infojambi.id dan telah ditonton lebih dari 100 ribu kali, memicu beragam reaksi dari warganet.

Menanggapi hal itu, Adityo membantah tudingan bahwa dirinya bermain game saat rapat berlangsung. Ia menegaskan bahwa saat itu sedang membuka aplikasi Social Media Optimization/Monitoring (SMO) yang berkaitan dengan tugasnya.

“Saya tidak bermain game. Itu aplikasi SMO untuk pekerjaan,” ujarnya dalam klarifikasi.

Ia bahkan menegaskan dengan sumpah bahwa dirinya tidak melakukan aktivitas bermain game saat rapat berlangsung. Meski demikian, Adityo tetap menyampaikan permintaan maaf karena dinilai kurang fokus dan menimbulkan persepsi negatif di publik.

Di media sosial, respons warganet terbelah. Sebagian beranggapan tampilan tersebut bisa saja merupakan iklan game yang muncul dari aplikasi tertentu, sementara lainnya meyakini bahwa yang terlihat memang aktivitas bermain game.

Perdebatan tersebut pun terus bergulir di ruang digital, menambah daftar polemik terkait etika penggunaan perangkat saat kegiatan resmi berlangsung.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga fokus dan profesionalitas dalam forum formal, terlebih di tengah sorotan publik yang semakin tinggi di era media sosial.*



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X