Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Padat, Polda Jateng Ingatkan Pemudik Jaga Stamina dan Manfaatkan Rest Area

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 11 Maret 2026 | 08:06 WIB
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto

 

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN  — Arus kendaraan pemudik dari arah barat menuju wilayah Jawa Tengah diperkirakan mulai mengalami peningkatan dalam beberapa hari ke depan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kepolisian Daerah Jawa Tengah mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan mudik dengan matang demi menjaga keselamatan selama di jalan.

Selain memastikan kondisi kendaraan prima, para pemudik juga diminta memanfaatkan berbagai layanan informasi yang telah disediakan kepolisian untuk memantau situasi lalu lintas selama perjalanan.

Secara nasional, puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan akan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 14–15 Maret 2026, kemudian kembali meningkat pada 18–19 Maret 2026.

Sementara itu, arus balik juga diperkirakan terbagi dalam dua periode, yakni pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026 saat masyarakat mulai kembali ke kota masing-masing untuk beraktivitas.

Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama periode tersebut, Polri bersama sejumlah pemangku kepentingan menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk pemberlakuan sistem satu arah atau one way nasional di jalur Tol Trans Jawa.

Skema one way untuk arus mudik direncanakan berlaku mulai 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Penerapannya dimulai dari KM 70 Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 421 Tol Semarang–Solo.

Sedangkan untuk arus balik Lebaran, sistem satu arah akan diberlakukan mulai 23 Maret hingga 29 Maret 2026 dari KM 421 Semarang menuju KM 70 Jakarta–Cikampek.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menekankan bahwa faktor kondisi fisik pengemudi menjadi hal yang tidak kalah penting selama perjalanan mudik jarak jauh.

“Perjalanan mudik jarak jauh membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Jika mulai merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya tidak memaksakan diri dan segera beristirahat di tempat yang aman,” ujar Artanto, Selasa (10/3/2026) di Mapolda Jateng.

Menurutnya, kelelahan pengemudi masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas saat musim mudik. Berdasarkan pengalaman pengamanan tahun-tahun sebelumnya, banyak pemudik mulai mengalami kelelahan ketika memasuki wilayah Jawa Tengah setelah menempuh perjalanan panjang dari arah barat.

Titik lelah tersebut umumnya terjadi ketika kendaraan melintas di ruas Tol Pejagan–Semarang maupun Tol Semarang–Solo yang memiliki jalur panjang dan cenderung monoton.

Untuk itu, pemudik diimbau memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia di sepanjang jalur tol. Saat ini terdapat sekitar 25 rest area, terdiri dari 13 di jalur A dan 12 di jalur B, yang dapat digunakan sebagai tempat beristirahat sejenak.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X