Jayapura, SUARAPEMBARUAN - Gembala Gereja Kingmi Yerusalem di Kampung Harapan, Oni Wantik, menyerukan pentingnya menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban bagi seluruh masyarakat Papua, khususnya warga asal pegunungan yang kini bermukim di Kota Jayapura. Seruan ini disampaikan sebagai respons terhadap dinamika sosial dan berbagai isu yang berkembang terkait situasi di Papua, yang berpotensi memicu ketidakstabilan jika tidak disikapi dengan bijak.
Oni mengingatkan bahwa sebagian besar warga pegunungan di Jayapura adalah perantau yang datang dengan tujuan mulia, yakni mencari penghidupan dan membangun kehidupan yang lebih baik.
Oleh karena itu, ia mengimbau agar mereka tetap mempertahankan nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati antar-sesama, serta menghindari konflik horizontal. "Kita datang ke sini untuk hidup lebih baik. Mari kita jaga kerukunan dan jangan biarkan perbedaan atau isu-isu liar merusak hubungan kita," pesan, Selasa (21/7/2026).
Ia juga menekankan pentingnya literasi informasi, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum jelas kebenarannya (hoaks).
Perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda, terutama pelajar dan mahasiswa. Oni berpesan agar mereka senantiasa mengingat jerih payah orang tua yang bekerja keras demi biaya pendidikan. Ia mengajak para pemuda untuk fokus belajar, meningkatkan kompetensi diri, dan menjadi generasi cerdas berprestasi, alih-alih terlibat dalam kegiatan destruktif yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat luas.
Lebih lanjut, Oni menyoroti peran strategis tokoh agama dan pemerintah. Ia berharap adanya sinergi kuat antara aparatur negara, gembala gereja, dan tokoh agama lainnya dalam memberikan pembinaan serta pendampingan rohani maupun sosial.
Menurutnya, kehadiran figur-figur otoritas moral sangat vital untuk memberikan pemahaman yang benar, memperkuat nilai persaudaraan, dan menciptakan suasana kondusif.
Menutup penyampaiannya, Oni Wantik mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulai perubahan dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan terdekat dengan mengedepankan sikap saling menghargai.
Ia juga menyampaikan doa agar Tuhan Yesus senantiasa memberikan berkat, perlindungan, dan penyertaan kepada seluruh masyarakat dalam setiap aktivitas dan pengabdian mereka di Tanah Papua.