Firman Soebagyo: Hilirisasi Jadi Kunci Dongkrak Ekonomi dan Serapan Tenaga Kerja Nasional

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 26 Desember 2025 | 17:20 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI, dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo.
Anggota Komisi IV DPR RI, dari Fraksi Partai Golkar, Firman Soebagyo.

 


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Anggota DPR RI dan Politisi Senior Partai Golkar, Firman Soebagyo, menyampaikan pandangannya menjelang akhir tahun 2025 terkait pentingnya hilirisasi sebagai strategi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.Baca Juga: Menutup Tahun 2025 Jossie Rilis Karya Baru, Single berjudul 'Taring' Featuring Marseliyanto RapperMuda Timika

Menurutnya, kebijakan hilirisasi merupakan langkah yang sangat tepat untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam nasional sekaligus memperkuat struktur ekonomi dalam negeri.

Firman menegaskan, melalui hilirisasi Indonesia tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah, melainkan mampu menghasilkan produk bernilai tinggi yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan negara.Baca Juga: Kumpulkan donasi sebesar Rp 836.918.677, Konser amal bertajuk Hanyengkuyung Sumatra Mengapresiasi Surya Group

Selain itu, kebijakan ini juga berpotensi besar menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

Pada sektor pertanian, perkebunan, dan kehutanan, hilirisasi dinilai mampu meningkatkan nilai tambah produk melalui pengolahan hasil pertanian seperti buah, sayuran, dan rempah-rempah.Baca Juga: Libur Nataru, IFG Siapkan Perlindungan Lengkap untuk Mobilitas Masyarakat

Di sektor kehutanan, hilirisasi mendorong tumbuhnya industri pengolahan kayu dan produk turunan lainnya.

Sementara pada sektor perkebunan, penguatan industri pengolahan komoditas seperti kelapa sawit, karet, dan kopi menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing nasional.Baca Juga: Natal di Tengah Banjir, Santa Claus Hadirkan Harapan di Posko Pengungsian

Tak kalah penting, Firman juga menyoroti hilirisasi di sektor pertambangan. Menurutnya, pengolahan mineral seperti nikel, tembaga, dan emas di dalam negeri akan mendorong berkembangnya industri pengolahan logam dan produk turunannya.

Bahkan, hilirisasi dinilai strategis dalam pengembangan industri masa depan, seperti baterai lithium dan komponen elektronik.Baca Juga: Hadirkan Santa Claus di SPBU Pertamina Manado, Pelanggan Rasakan Natal yang Berbeda

“Dengan hilirisasi, Indonesia dapat meningkatkan nilai tambah produk, mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah, serta memperkuat industri nasional,” ujar Firman.

Ia menambahkan, kebijakan hilirisasi diharapkan mampu meningkatkan serapan tenaga kerja secara signifikan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki potensi sumber daya alam.Baca Juga: Jalan Aspal Hotmix, Warga Perum Griya Andika Kota Bengkulu Gelar Syukuran

Dengan demikian, hilirisasi tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Hilirisasi harus menjadi motor penggerak ekonomi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat,” pungkasnya.*Baca Juga: NATARU Tanpa Putus Sinyal: Indosat Perkuat Jaringan Berbasis AI di Jateng–DIY

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X