Bogor, SUARA PEMBARUAN — Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas atau ratas pada Minggu (16/3) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ia memanggil sejumlah menteri meskipun hari libur.Baca Juga: Bareskrim Bongkar Skandal Gas LPG Oplosan di Jabar-Jateng, 5 Tersangka Pelaku Ditangkap, Pelaku Raup Untung Rp10 Miliar
Ratas dilaksanakan di ruang perpustakaan Prabowo. Prabowo dan para menteri membahas percepatan hilirisasi nasional di berbagai sektor strategis, seperti mineral, batubara, akuakultur, pertanian, hingga perkebunan.
Kepala Badan Pelaksana (CEO) BPI Danantara Indonesia Rosan Roeslani yang hadir pada ratas mengatakan bahwa Prabowo mengevaluasi perkembangan proyek-proyek hilirisasi, termasuk menelaah proyek-proyek yang memberikan dampak signifikan bagi penciptaan lapangan kerja.Baca Juga: Penyaluran Tunjangan Guru Langsung ke Rekening, Prabowo: Untuk Apa Berlama-lama?
"Kita melihat yang mempunyai dampak tentunya tidak hanya dari segi ekonomi, tapi itu yang disampaikan Presiden soal penciptaan lapangan pekerjaan, penurunan impor, dan juga bisa meningkatkan ekspor. Dan di mana yang kita juga mempunyai adanya kompetitivitas yang lebih tinggi," kata Rosan.Baca Juga: Soal Temuan Beras Berkutu, Firman Soebagyo Berang: Pernyataan Pejabat Rendahkan Derajat Rakyat!
Prabowo, kata Rosan, menegaskan pentingnya proyek-proyek tersebut tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus melibatkan masyarakat lokal, seperti petani, petambak, serta pelaku usaha di daerah sekitar.
Selain membahas progres hilirisasi, rapat juga menekankan perlunya pemerataan investasi di berbagai daerah, agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata dari Sabang hingga Merauke.Baca Juga: Pemprov dan BI Perwakilan Bengkulu Sinergikan Strategis Dorong Tingkatkan Investasi dan Ekspor
Sejumlah menteri yang hadir dalam ratas tersebut, yakni Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiyono, CEO Danantara Rosan Roeslani, CIO Danantara Pandu Sjahrir, serta COO Danantara Dony Oskaria.
Kemudian, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.*
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Dalam Kabinet Tidak Ada Tanggal Merah, Kerja Setiap Saat
Banggar DPR RI Siapkan Anggaran untuk 7 Menko Kabinet Presiden Prabowo Subianto
Para Pimpinan Perusahaan AS Bertemu Presiden Prabowo di Istana, Puji Kinerja Kabinet Merah Putih
Daftar 10 Menteri Terkaya di Kabinet Merah Putih
Sst, Gosip Bakal Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih di 100 Hari Kerja Prabowo: Ini Daftar 10 Menteri dengan Kinerja Terburuk!