Firman Soebagyo Usul Terobosan Swasembada Pangan: Anggaran Cetak Sawah Dialihkan Beli Lahan Produktif

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 22 Desember 2025 | 09:55 WIB
Politisi Partai Golkar Firman Soebagyo (instagram )
Politisi Partai Golkar Firman Soebagyo (instagram )


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Senior PG, Firman Soebagyo, menawarkan gagasan baru dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Wilayah Papua Maluku

Pemikiran tersebut muncul setelah mencermati pernyataan Menteri ATR/BPN terkait laju alih fungsi lahan sawah yang mencapai sekitar 554 ribu hektare per tahun.

Firman menilai kondisi tersebut menjadi alarm serius bagi ketahanan pangan nasional.Baca Juga: GAPASDAP Bongkar Akar Macet Merak–Bakauheni: Bukan Kurang Kapal, Tapi Dermaga Tak Memadai

Menurutnya, kebijakan pencetakan sawah baru selama ini kerap menghadapi berbagai kendala, baik dari sisi waktu, biaya, maupun efektivitas hasil di lapangan.

Sebagai alternatif, Firman mengusulkan agar anggaran cetak sawah dialihkan untuk membeli lahan pertanian produktif yang sudah memiliki irigasi teknis.Baca Juga: Dukung Masyarakat Bijak Kelola Keuangan Sejak Dini, Bank Raya Hadirkan Fitur Uang Saku

Lahan tersebut kemudian dikelola langsung oleh pemerintah sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi pangan.

Ia berpandangan, langkah ini lebih rasional dan berdampak cepat karena pemerintah tidak perlu memulai dari nol.Baca Juga: Pertamina JBT Siaga Nataru, Ratusan SPBU hingga Serambi MyPertamina Disiapkan

Selain mempercepat peningkatan produksi, pengelolaan terpusat juga dinilai mampu menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus menekan ketergantungan pada impor.

Firman menambahkan, pembelian lahan pertanian produktif berpotensi lebih efisien secara anggaran dibandingkan mencetak sawah baru.Baca Juga: Jelang Natal 2025, Wali Kota Semarang Ajak Tokoh Agama Perkuat Toleransi dan Kondusivitas Kota

Dengan manajemen yang baik, pendekatan ini diyakini dapat meningkatkan produktivitas, menekan kerugian, serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.Baca Juga: DPRD Provinsi Bengkulu Tetapkan Tujuh Nama Calon Anggota KPID



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X