Jayapura, SUARAPEMBARUAN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) tetap aman dan terkendali selama periode Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Awan Raharjo di Ruang Meeting SPBU Entrop Jayapura, Senin 21 Desember pagi mengatakan, puncak arus berangkat libur Natal diprediksi terjadi pada 20 Desember 2025, sementara arus balik pada 2 Januari 2026, dan puncak libur Tahun Baru pada 30 Desember 2025.
Proyeksi kenaikan konsumsi produk BBM selama masa satgas tersebut adalah sebagai berikut: Gasoline (Pertalite & Pertamax Series) meningkat sekitar 8,4% dibandingkan rata-rata normal, Gasoil (Solar & Dex Series) naik sekitar 6,6%, Avtur meningkat signifikan sebesar 11,5%. LPG Non Subsidi naik 9,3%. Kerosene/Minyak Tanah meningkat 12,4%.
Sementara stok rata-rata seluruh produk di Regional Papua Maluku dalam kondisi aman dengan ketahanan stok rata-rata 10-12 hari. Bahkan sejak H-14 sebelum Natal, stok sudah ditingkatkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
"Untuk mendukung kelancaran distribusi, Pertamina telah mengoptimalkan seluruh sarana dan fasilitas yang ada, termasuk 81 SPBU Reguler, 228 Pertashop, 39 SPBU Nelayan, 30 Agen LPG Non Subsidi, 5.225 Outlet LPG Non Subsidi, 131 Agen Minyak Tanah Subsidi, 24 Agen BBM Industri, serta berbagai terminal dan depo pengisian seperti 21 Fuel Terminal, 12 Aviation Fuel Terminal, 2 LPG Terminal, dan 2 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), dengan total 338 Mobil Tanki,"ujarnya.
Dikatakan, guna memastikan layanan tetap maksimal, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku juga telah menyediakan 4 Pilar Layanan selama masa Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yakni Layanan Energi berupa SPBU Siaga, Agen LPG dan Minyak Tanah Siaga, serta tambahan mobil tanki. Layanan ini didukung oleh berbagai program promosi melalui aplikasi MyPertamina dan Layanan Tambahan seperti Serambi MyPertamina.
"Seluruh outlet atau lembaga penyalur beroperasi optimal, didukung oleh 81 SPBU Reguler, 228 Pertashop, dan ratusan fasilitas lainnya. Antisipasi terhadap potensi bencana, terutama di kantor regional Kota Jayapura, juga telah dikoordinasikan dengan Tim Tanggap Darurat,"tandasnya.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan BBM dan LPG dipastikan cukup hingga masa liburan berakhir.*