peristiwa

Tragedi KKN di Tanah Bumbu, Tujuh Tewas dalam Tabrakan Pikap dan Truk Tangki

Senin, 3 Agustus 2026 | 21:32 WIB
Mahasiswa KKN UNU Kalimantan Selatan dan ULM meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas. (Instagram/batulicin_irigasi)

Tanah Bumbu, SUARA PEMBARUAN  – Duka menyelimuti dunia pendidikan di Kalimantan Selatan setelah kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa tujuh orang yang merupakan bagian dari rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) serta warga desa di Kabupaten Tanah Bumbu.

Peristiwa nahas itu terjadi di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Sabtu (1/8) sekitar pukul 12.00 Wita. Sebuah mobil pikap yang membawa rombongan mahasiswa bertabrakan dengan truk tangki yang diduga kehilangan kendali hingga masuk ke jalur berlawanan.

Sebelum kecelakaan terjadi, rombongan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang sedang menjalankan program KKN di Desa Batulicin Irigasi bersama perangkat desa diketahui menghadiri acara syukuran khitanan di Desa Bulurejo. Usai kegiatan tersebut, mereka berencana melanjutkan perjalanan menuju objek wisata Sungai Alut.

Namun di tengah perjalanan, truk tangki diduga melaju ke lajur kanan dan menghantam mobil pikap yang ditumpangi sebagian rombongan. Benturan keras menyebabkan kendaraan terguling di tepi jalan dengan bagian depan mengalami kerusakan parah.

Insiden tersebut menewaskan tujuh orang, terdiri atas dua mahasiswa ULM, tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan (UNU Kalsel), seorang anggota Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi, serta sopir truk tangki. Seorang mahasiswa ULM lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RS Marina Tanah Bumbu.

Pasca-kejadian, pihak ULM memutuskan menarik seluruh mahasiswa peserta KKN dari lokasi penugasan. Kebijakan itu diambil untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa yang selamat memulihkan kondisi fisik maupun psikologis bersama keluarga.

Juru Bicara ULM Novaria Maulina menyatakan kampus akan memberikan pendampingan psikologis secara berkelanjutan kepada mahasiswa yang terdampak.

"Keputusan penarikan mahasiswa dilakukan agar mereka dapat menjalani pemulihan dengan pendampingan keluarga. Kampus juga akan memberikan layanan trauma healing bagi mahasiswa yang mengalami dampak psikologis akibat musibah ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/8).

Suasana duka juga dirasakan Pemerintah Desa Batulicin Irigasi. Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, pemerintah desa membatalkan seluruh rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang semula dijadwalkan berlangsung sepanjang Agustus, termasuk Pasar Kuliner Jadul.

Keputusan tersebut diambil sebagai wujud belasungkawa kepada keluarga korban serta seluruh pihak yang terdampak oleh tragedi yang menimpa mahasiswa KKN dan warga desa.

Sementara itu, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk dugaan hilangnya kendali truk tangki sebelum terjadi tabrakan.

Tags

Terkini