Ledakan Dahsyat di Grand Polonia Medan, Satu Korban Tewas Ditemukan, Penyebab Masih Diselidiki

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 21 Juli 2026 | 21:55 WIB
Menyoroti kronologi insiden ledakan dahsyat yang terjadi di kawasan rumah mewah di Grand Polonia Medan. (Instagram.com/@curhatbang.id)
Menyoroti kronologi insiden ledakan dahsyat yang terjadi di kawasan rumah mewah di Grand Polonia Medan. (Instagram.com/@curhatbang.id)

Selain menghancurkan bangunan utama, material bangunan juga menimpa sedikitnya tiga kendaraan yang terparkir di depan rumah. Sejumlah rumah di sekitar lokasi turut mengalami kerusakan akibat kuatnya gelombang ledakan.

Video yang merekam detik-detik ledakan juga beredar luas di media sosial dan memperlihatkan dahsyatnya ledakan yang mengguncang kawasan permukiman tersebut.

Dugaan Kebocoran Gas Masih Diselidiki

Penyebab pasti ledakan hingga kini masih diselidiki aparat kepolisian bersama tim terkait.

Investigasi awal sempat mengarah pada dugaan kebocoran gas dari jaringan pipa bawah tanah. Namun dugaan tersebut belum dapat dipastikan.

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menyatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya kandungan gas metana atau gas bumi di lokasi ledakan.

Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, menjelaskan pihaknya langsung mengerahkan tim teknis dan tanggap darurat begitu menerima laporan kejadian.

Sebagai langkah pengamanan, PGN menghentikan sementara penyaluran gas di sekitar lokasi serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan pipa.

"Prioritas utama PGN saat ini adalah mengamankan lokasi dengan menurunkan tim teknis dan tanggap darurat untuk menutup penyaluran gas serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jaringan pipa gas guna memastikan keselamatan masyarakat di sekitar area kejadian," ujar Agus.

PGN juga melakukan pengukuran kandungan gas di lokasi bersama instansi berwenang.

Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ditemukan kandungan gas metana di area rumah yang menjadi pusat ledakan.

"Berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan oleh tim PGN dan disaksikan pihak eksternal berwenang di lokasi kejadian, baik di lantai satu maupun lantai dua rumah terkait, menunjukkan angka 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi) di area kejadian," kata Agus.

Meski demikian, penyebab pasti ledakan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari aparat kepolisian dan tim investigasi teknis.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X