Ini Cerita Unik Pemerintah Daerah yang Terapkan Program Makan Bergizi Gratis, Ada Menu Ikan Kaleng di Jayapura

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 6 Januari 2025 | 13:40 WIB
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi (tengah) bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kementerian RI. (Instagram.com/@budiariesetiadi)
Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi (tengah) bersama Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kementerian RI. (Instagram.com/@budiariesetiadi)

"Di awal Januari ini sementara ada 4 titik SPPG yang sudah siap, yakni SPPG Halim, SPPG Susukan Ciracas, SPPG Palmerah, dan SPPG Pulo Gebang Cakung," sebut Sarjoko kepada awak media di Jakarta, pada Senin, 6 Desember 2024.

Sarjoko menyoroti program MBG ini untuk meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah DKI Jakarta.

Kepala Disdik DKI Jakarta itu menegaskan pihaknya telah berkoordinasi secara intensif dengan semua SPPG di wilayahnya.Baca Juga: Presiden Prabowo Bikin Sekolah Rakyat: Dulu untuk Kaum Ningrat, Kini untuk Keluarga Tak Mampu

"Kami berkoordinasi intensif dengan semua SPPG yang merupakan kepanjangan tangan dari Badan Gizi Nasional untuk memastikan pelaksanaan MBG di Jakarta berjalan lancar," tegas Sarjoko.

Sistem Cost Sharing di Palembang

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Disdik Palembang, Adrianus Amri menuturkan pihaknya telah menyiapkan mekanisme tertentu untuk program MBG bagi siswa di sekolah.

"Untuk pelaksanaannya Januari ini, untuk waktu tepatnya masih dalam pembahasan," tutur Amri kepada wartawan di Palembang, pada Jumat, 3 Januari 2025.Baca Juga: PPN 12 Persen Batal Tapi Muncul 2 Kolom Baru di STNK, Berapa Biaya yang Dibebankan?

Amri menyoroti program MBG di Palembang menerapkan tiga pola kerja sama, yakni memanfaatkan jasa boga atau katering, kerja sama TNI/Polri, dan sinergi pemerintah bersama swasta.

Kepala Disdik Palembang itu menyebut konsep anggaran cost sharing atau praktik berbagi biaya.

"Konsep anggaran cost sharing dan berbagi wilayah, hal ini memang kewajiban daerah dan instruksi dari pusat," sebut Amri.

Amri juga mengungkap jika program MBG yang berlangsung mengalami kekurangan anggaran, maka Pemerintah Kota (Pemkot) akan menyiapkan anggaran dari Dana Tidak Terduga (DTT).

Pembagian makan bergizi di Palembang itu dilakukan setiap hari jam masuk sekolah, yakni Senin-Jumat untuk satu kali makan.Baca Juga: PLTPB PGE Hulu Lais di Kabupaten Lebong Ditargetkan Produksi Listrik 2027

Amri menjelaskan, setiap sajian bernilai Rp10 ribu dan sudah sesuai takaran dengan menu lengkap dan seimbang.

"Sebenarnya Rp15 ribu per menu, Rp10 ribu ini untuk bahan makanan, dan Rp5 ribu untuk biaya lain-lain dalam upaya mendukung program makan bergizi gratis," jelasnya.

Disdikbud Kalsel: Semoga MBG Bisa Turunkan Angka Stunting

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X