Presiden Prabowo Bikin Sekolah Rakyat: Dulu untuk Kaum Ningrat, Kini untuk Keluarga Tak Mampu

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 5 Januari 2025 | 18:28 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto yang berencana bangun ‘Sekolah Rakyat’ di Indonesia. (Instagram.com/@prabowo)
Presiden RI, Prabowo Subianto yang berencana bangun ‘Sekolah Rakyat’ di Indonesia. (Instagram.com/@prabowo)


SUARA PEMBARUAN - Presiden RI, Prabowo Subianto akan membangun sekolah rakyat khusus untuk anak dari keluarga tidak mampu.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PMK), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menuturkan rencana Prabowo dalam membangun sekolah rakyat tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial.Baca Juga: Raih Penghargaan Tertinggi Ilmuwan Berpengaruh, Taruna Ikrar Ingatkan Ancaman Silent Pandemic Akibat Resistensi Antimikroba

"Presiden juga ingin membuat sekolah khusus untuk anak-anak yang tidak mampu, tetapi masih di bawah naungan orang tua dibina langsung khusus dalam sekolah rakyat," tutur Cak Imin kepada awak media di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat, 3 Januari 2025.

Menko PMK itu mengatakan bahwa program sekolah rakyat tersebut masih diuji coba di tiga titik di wilayah Jabodetabek.

"Baru tiga titik dahulu. Jabodetabek," sebut Cak Imin.

Sekolah rakyat itu akan mengutamakan siswa dari keluarga tidak mampu dan tergolong miskin ekstrem.Baca Juga: Al Ghazali dan Alyssa Daguise Segera Naik Pelaminan, Cek Tanggal Nikahnya!

Terkait jenjang pendidikan, Cak Imin menekankan sekolah rakyat tersebut akan berbentuk seperti sekolah asrama (boarding school) sehingga gizi siswa dapat terjamin.

"Sebetulnya yang diutamakan boarding school-nya yang paling penting sehingga gizinya tertangani," tegasnya.

Di sisi lain, pemerintah masih terus menguji coba sekolah rakyat tersebut tanpa dipungut biaya.Baca Juga: Diskon Token Listrik dari PLN di Tahun 2025, Yuk Pahami Ketentuannya

Berkaca dari hal itu, kini pendidikan di Indonesia dapat dimulai dari Taman Kanak-Kanak (TK), kemudian siswa melanjutkan ke Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pendidikan di Indonesia pada masa sekarang juga telah menjadi hak masyarakat dan bukan hanya keistimewaan para kaum bangsawan.

Jika menilik sejarah pada masa lalu, maka akan tampak masa penjajahan Belanda dan Jepang yang membangun sekolah hanya dikhususkan bagi kaum elit di Indonesia.

Kala itu, pendidikan hanya dinikmati kaum ningrat dan priyayi dan seiring waktu masyarakat umum lambat laun dapat merasakan pendidikan mulai dari membaca dan berhitung.

Adapun, jenjang-jenjang pendidikan bagi masyarakat Indonesia sebelum kemerdekaan atau yang dikenal dengan sekolah rakyat. Berikut ini ulasan selengkapnya.Baca Juga: PLTPB PGE Hulu Lais di Kabupaten Lebong Ditargetkan Produksi Listrik 2027

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X