Bandung, SUARA PEMBARUAN – Puluhan mahasiswa Program Studi Sains Komunikasi Universitas Djuanda (Unida) Bogor mendapatkan pengalaman langsung mengenal industri media digital melalui kunjungan industri (industry visit) ke kantor Promedia Group di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).
Mengusung tema "Vacation with Experience", kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai agenda wisata edukasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang memberikan gambaran nyata mengenai dinamika dunia kerja, khususnya di industri media dan teknologi digital.
Rombongan mahasiswa bersama dosen pendamping mengikuti sesi pemaparan di Amphitheater Promedia Group. Dalam kesempatan itu, mereka memperoleh wawasan mengenai perkembangan industri media, transformasi digital, hingga ekosistem media lokal yang dibangun Promedia Group di berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Program Studi Sains Komunikasi Universitas Djuanda Bogor, Annisa Cikal Febrianti, mengatakan kunjungan industri tersebut diharapkan mampu memperkaya pengalaman mahasiswa sekaligus meningkatkan kompetensi mereka sebelum memasuki dunia profesional.
"Kunjungan ke kantor Promedia ini bukan hanya jalan-jalan, tetapi juga menjadi kesempatan memperoleh pembelajaran yang nyata. Kami berharap mahasiswa mendapatkan wawasan lebih luas, memperkuat kompetensi, serta memahami bagaimana dunia kerja di industri media yang nantinya akan bersinggungan dengan lulusan Sains Komunikasi," ujarnya.
Dalam sesi pemaparan, Chief Technology Officer Promedia Group, Rahmat Maulana, memperkenalkan konsep ekosistem media lokal yang menjadi kekuatan perusahaan. Menurutnya, Promedia Group tidak hanya bergerak sebagai perusahaan teknologi, tetapi juga menjadi mitra bagi sekitar 1.300 media online yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Rahmat berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama kunjungan dapat menjadi bekal sekaligus inspirasi ketika kembali ke lingkungan kampus.
"Semoga ada nilai yang bisa dibawa pulang ke kampus dan mahasiswa mengetahui bahwa Promedia di Bandung merupakan perusahaan teknologi yang mendukung lebih dari 1.300 media online di seluruh Indonesia," katanya.
Sementara itu, General Manager Media Network Promedia Group, Agil Hari Santoso, menjelaskan bahwa perusahaan terus berkomitmen memperkuat media-media lokal agar mampu berkembang di tengah pesatnya transformasi digital.
Menurut Agil, perkembangan teknologi telah mengubah cara kerja industri media, termasuk proses pengumpulan data dan penyajian informasi kepada masyarakat.
"Mindset wartawan harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman. Dulu jurnalis harus selalu turun ke lapangan untuk mencari data, sekarang riset dari berbagai platform digital juga dapat menghasilkan informasi yang menarik dan bernilai," jelasnya.
Ia menambahkan, derasnya arus informasi di era digital menuntut insan media untuk terus beradaptasi agar mampu memenuhi kebutuhan audiens yang semakin dinamis.
Melalui kunjungan industri tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai perkembangan teknologi media, tetapi juga mendapatkan gambaran langsung tentang tantangan, peluang, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk berkarier di industri komunikasi dan media digital masa kini.
Artikel Terkait
Atap Lama Diganti, Rumah Jadi Adem! Program SKI–Promedia Bikin Wartawan Bekasi Tersenyum
Taspen Sambangi Promedia Group, Bahas Perlindungan ASN hingga Masa Depan Media Digital
Suara Pembaruan News dan Promedia Group Hadirkan Fitur Traktir Kopi, Ajak Pembaca Perkuat Jurnalisme Independen
Sejumlah Media Mitranya Diserang DDoS, Promedia Group Duga Serangan Terkait Pemberitaan Dugaan Korupsi
Promedia Group Jajaki Sinergi dengan Bakom RI, Perkuat Peran Media Lokal dalam Komunikasi Publik