PAREPARE-SUARA PEMBARUAN - Keberadaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tengah masyarakat diharapkan mampu membawa perubahan melalui edukasi dan pelatihan keterampilan. Salah satu yang menarik dari pengabdian mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) dijumpai belum lama ini di Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki, Parepare. Mahasiswa, Andisetia Prawira dan kelompoknya melaksanakan program kerja Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) menggunakan Limbah Dapur.
Kegiatan ini mendukung pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan, dengan tujuan utama adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah dapur menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus membantu mengurangi volume sampah rumah tangga.
Berdasarkan hasil observasi di lokasi KKN, masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan limbah organik rumah tangga, seperti sisa sayuran, kulit buah, dan sisa makanan. Limbah tersebut umumnya dibuang bersama sampah lainnya tanpa melalui proses pengolahan, padahal memiliki potensi untuk diubah menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan dan bernilai guna, jelas Andisetia Prawira.
Dalam pelatihan ini, Andisetia memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah organik, manfaat pupuk organik cair bagi tanaman, serta dampaknya terhadap kelestarian lingkungan. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair menggunakan limbah dapur, EM4, gula merah atau molase, dan air. Peserta dari kalangan warga setempat mengikuti setiap tahapan pembuatan dengan antusias, mulai dari proses pencampuran bahan hingga penjelasan mengenai fermentasi, penyimpanan, dan cara penggunaan pupuk organik cair.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat mampu menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh untuk mengolah limbah dapur secara mandiri di rumah. Selain membantu mengurangi jumlah sampah organik yang dibuang ke lingkungan, pemanfaatan limbah dapur menjadi pupuk organik cair juga dapat mendukung budidaya tanaman yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.
Program kerja yang diinisiasi oleh Andisetia Prawira ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12, yaitu Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat serta pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan demi terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan produktif. (*)