OJK Gandeng Fatayat NU Jateng, Cetak Ratusan Duta Literasi Keuangan hingga Tingkat Desa

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 1 Juni 2026 | 21:07 WIB
OJK dan Fatayat NU Jateng berkolaborasi memperluas literasi keuangan, menyiapkan kader perempuan sebagai duta edukasi masyarakat.
OJK dan Fatayat NU Jateng berkolaborasi memperluas literasi keuangan, menyiapkan kader perempuan sebagai duta edukasi masyarakat.

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat dengan menggandeng Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat hingga ke tingkat akar rumput melalui jaringan kader perempuan yang tersebar di seluruh daerah.

Komitmen bersama tersebut ditandai dengan deklarasi kolaborasi yang dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Lahir Fatayat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Sabtu (31/5/2026). Penandatanganan deklarasi disaksikan oleh Ahmad Luthfi, Ketua PWNU Jawa Tengah Muhammad Fahrur Rozi, serta jajaran pengurus Fatayat NU dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai program strategis, mulai dari edukasi keuangan kepada masyarakat, pengembangan kader duta literasi keuangan, hingga penyebarluasan informasi mengenai produk dan layanan jasa keuangan yang legal, aman, dan bertanggung jawab.

Sebagai langkah awal, OJK Provinsi Jawa Tengah memberikan edukasi keuangan kepada sekitar 500 peserta yang terdiri atas pengurus wilayah dan pengurus cabang Fatayat NU se-Jawa Tengah. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan keuangan keluarga, pemanfaatan layanan keuangan secara bijak, serta kewaspadaan terhadap praktik pinjaman online ilegal dan investasi ilegal yang masih marak terjadi.

Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah, Hidayat Prabowo, menilai kolaborasi dengan Fatayat NU merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan di tengah masyarakat.

Menurutnya, jaringan Fatayat NU yang tersebar hingga tingkat daerah memiliki potensi besar untuk menjadi mitra dalam menyampaikan edukasi keuangan yang mudah dipahami masyarakat. OJK juga akan terus memperkuat kapasitas kader melalui berbagai program pelatihan agar mampu menjadi agen literasi keuangan yang efektif.

“Jaringan Fatayat NU yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota merupakan potensi besar untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat. OJK akan terus mendorong penguatan kapasitas kader melalui berbagai program edukasi agar mereka dapat berperan sebagai agen literasi keuangan yang efektif,” ujar Hidayat.

Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Jawa Tengah, Tazkiyatul Muthmainnah, menyambut baik sinergi tersebut. Ia menilai kader Fatayat NU memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas sosial, keagamaan, dan pemberdayaan perempuan.

Menurut Tazkiyatul, kedekatan tersebut menjadi modal penting untuk menyampaikan edukasi keuangan yang lebih inklusif dan mudah diterima masyarakat. Fatayat NU Jawa Tengah juga berkomitmen menyiapkan perwakilan dari setiap cabang sebagai duta literasi keuangan yang akan aktif mengedukasi masyarakat di wilayah masing-masing.

Ke depan, program kolaborasi ini akan diperluas melalui sinergi antara seluruh kantor OJK di Jawa Tengah dengan pengurus Fatayat NU di tingkat daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya perempuan, keluarga, pelaku UMKM, dan komunitas masyarakat lainnya.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan ini, OJK dan Fatayat NU Jawa Tengah berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat, mampu mengenali berbagai modus aktivitas keuangan ilegal, serta semakin cerdas dalam memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan yang legal dan terpercaya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X