Viral di Threads, Alumni Ungkap Dugaan Perundungan di SMAN 2 Bantul, Sekolah Siap Investigasi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:15 WIB
Viral dugaan perundungan yang terjadi di SMAN 2 Bantul. (Threads/smanegeri2bantul)
Viral dugaan perundungan yang terjadi di SMAN 2 Bantul. (Threads/smanegeri2bantul)

Bantul, SUARA PEMBARUAN  – Dugaan kasus perundungan yang melibatkan lingkungan sekolah di SMAN 2 Bantul menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial Threads. Seorang alumni melalui akun @gh05tx0 mengaku mengalami tekanan psikologis berat yang disebutnya bermula dari perlakuan tidak adil yang diterimanya saat masih bersekolah.

Unggahan yang dibagikan pada 16 Juni 2026 itu mendapat perhatian luas dari warganet. Dalam curhatannya, alumni tersebut mengunggah foto keterangan medis yang menunjukkan riwayat pemeriksaan kesehatan mental. Identitas pasien maupun tenaga medis sengaja disamarkan.

Melalui unggahan tersebut, ia mengaku mengalami gangguan kesehatan mental setelah lulus sekolah. Ia menyebut kondisi yang dialaminya meliputi bipolar, major depressive disorder (MDD), dan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD).

Menurut pengakuannya, persoalan bermula ketika dirinya dituduh melakukan suatu pelanggaran oleh oknum guru di sekolah. Padahal, ia mengklaim justru menjadi pihak yang mengungkap persoalan tersebut.

Ia menilai tuduhan yang diarahkan kepadanya membuat reputasinya memburuk di lingkungan sekolah maupun di kalangan orang tua siswa. Akibatnya, ia merasa dijauhi oleh teman-temannya dan mengalami tekanan sosial selama masa pendidikan.

Dalam utas yang sama, alumni tersebut juga mengungkap bahwa dirinya sempat berniat pindah sekolah. Namun keinginan itu urung dilakukan karena berbagai pertimbangan. Ia mengaku memilih bertahan hingga lulus meski harus menghadapi situasi yang menurutnya menimbulkan trauma berkepanjangan.

Viralnya pengakuan tersebut memicu beragam respons dari masyarakat. Banyak warganet meminta adanya klarifikasi serta penelusuran menyeluruh terhadap dugaan perundungan yang disampaikan.

Menanggapi ramainya perbincangan di media sosial, pihak SMAN 2 Bantul akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi. Dalam keterangannya, sekolah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa dirugikan, keluarga, serta masyarakat atas situasi yang berkembang.

Manajemen sekolah menyatakan berkomitmen untuk bersikap terbuka dan kooperatif apabila dilakukan investigasi maupun evaluasi lebih lanjut terkait dugaan kasus tersebut.

Sekolah juga menegaskan siap bertanggung jawab apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, penyalahgunaan wewenang, atau kelalaian yang dilakukan oleh oknum pengajar maupun pihak sekolah.

Selain itu, SMAN 2 Bantul menyatakan terbuka terhadap kritik, masukan, maupun informasi tambahan yang dapat membantu proses penelusuran fakta secara objektif dan transparan.

Hingga kini, proses klarifikasi dan investigasi terkait dugaan perundungan tersebut masih menjadi perhatian publik, sementara berbagai pihak berharap kasus ini dapat ditangani secara adil demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat bagi seluruh peserta didik.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB
X