Oleh karenanya Angleb seharusnya tidak sekadar dipandang sebagai rutinitas, melainkan momentum untuk memperbaiki kualitas layanan transportasi nasional. Dengan perencanaan matang, disiplin para pemudik, serta koordinasi lintas sektor, Angleb dapat menjadi pengalaman yang aman, nyaman, dan tetap menyimpan kehangatan tradisi pulang kampung. Penulis meyakini bahwa inilah esensi mudik, sebagai perjalanan penuh makna yang menghubungkan rindu, budaya, dan tidak melupakan tanggung jawab bersama.*Baca Juga: Dirut BPJS Kesehatan Buka Fakta: “Berobat Itu Mahal, Cuma Ada yang Bayarin”
Bram Hertasning adalah Doktor Kebijakan Publik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan, Badan Kebijakan Transportasi serta merupakan Pengurus Intelligent Transport System (ITS) Indonesia dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).