opini

Indonesia Harus Melangkah Maju, Bukan Terjebak dalam Perseteruan

Senin, 16 Juni 2025 | 15:08 WIB
Drs. H. Bangun Lubis, M.Si

“Politik dan kemanusiaan tidak bisa dipisahkan. Demokrasi tanpa keadilan adalah lelucon.”

Artinya, tidak ada pembangunan yang berhasil jika tidak ditopang oleh keadilan sosial dan keberanian untuk menegakkan etika. Demokrasi tanpa etika hanyalah kebisingan tanpa arah.

Baca Juga: Setelah Vakum 12 tahun Ruzan & Vita rilis album baru - Pesta Rock n Roll

Rakyat Ingin Kemajuan, Bukan Drama

Rakyat tidak butuh tontonan pertengkaran elite. Mereka ingin melihat harga-harga stabil, lapangan kerja tersedia, pendidikan terjangkau, dan kesehatan terjamin. Rakyat ingin merasa aman dan dihormati. Mereka ingin masa depan yang pasti untuk anak-anak mereka.

Cukuplah konflik dan saling menyalahkan itu menjadi cerita masa lalu. Mari kita mulai dengan langkah baru. Bangun kembali kepercayaan rakyat terhadap negara. Pulihkan moral bangsa. Tingkatkan kualitas pemimpin, bukan hanya dari retorika, tetapi dari integritas dan keberpihakan terhadap rakyat.

Kita tidak kekurangan tokoh bangsa, tidak kekurangan nilai luhur, dan tidak kekurangan potensi. Yang kita butuhkan hanyalah kemauan kolektif untuk berubah dan keberanian menolak kompromi terhadap ketidakadilan.

Indonesia Bisa Maju — Jika Kita Bersatu dan Berbenah

Inilah waktunya. Jangan sampai bangsa ini hanya dikenang sebagai negeri kaya yang sibuk bertengkar, tapi gagal mewujudkan keadilan dan kemakmuran.

Mari berhenti saling menyalahkan. Mari kembali bekerja, membangun, dan mencintai negeri ini dengan cara yang benar.

“Kemerdekaan hanyalah jembatan emas, di seberangnya adalah kemajuan dan kemanusiaan.”
— Ir. Soekarno

Dan kini, kita sedang berdiri di jembatan itu. Tinggal kita memilih: maju bersama, atau jatuh oleh pertikaian sendiri.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Sapi Banpres dan Hikmah dari Dusun Ngumpul

Senin, 1 Juni 2026 | 11:20 WIB

Kebijakan Penghematan BBM dari Sisi Transportasi

Senin, 13 April 2026 | 07:05 WIB

“Untal Malang” ke Otonomi Guru

Jumat, 10 April 2026 | 14:27 WIB

Quo Vadis Tata Kelola PNBP Kepelabuhanan

Rabu, 1 April 2026 | 10:24 WIB