Wagub Jateng Taj Yasin Bantah Tolak Dr Zakir Naik Datang ke Indonesia

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Senin, 16 Juni 2025 | 12:34 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen.
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen.

 

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen, angkat bicara terkait namanya yang terseret dalam isu pembatalan kedatangan ulama internasional asal India, Dr Zakir Naik, ke Indonesia. Melalui klarifikasinya, pria yang akrab disapa Gus Yasin ini menegaskan bahwa ia sama sekali tidak pernah menolak kedatangan Dr Zakir Naik, sebagaimana yang ramai ditudingkan di media sosial.

Menurutnya, ia justru baru mengetahui kabar tentang rencana kedatangan Dr Zakir Naik setelah mendapat informasi dari sejumlah rekan. Namun, ramai di media sosial menyebutkan bahwa pembatalan kedatangan tokoh ulama tersebut terjadi karena penolakan darinya.

“Baru belakangan saya tahu kalau Dr Zakir Naik rencananya mau ke Indonesia dan kemudian batal datang karena disebut-sebut ada penolakan dari saya. Bahkan akun Instagram saya langsung dibanjiri komentar bahwa saya dianggap melarang kedatangan beliau. Padahal saya tidak pernah melarang, apalagi saya tidak tahu menahu tentang panitianya,” tegas Gus Yasin saat memberikan pernyataan usai menghadiri acara di Universitas Diponegoro pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Ia pun menegaskan bahwa selama ini dirinya selalu membuka pintu bagi para ulama yang hendak berkunjung ke Jawa Tengah. Gus Yasin menilai, informasi yang beredar sangat tidak berdasar karena dirinya bahkan tidak mengenal panitia penyelenggara acara yang disebut-sebut.

Ia juga mengingatkan bahwa nama “Gus Yasin” bukan hanya miliknya. Bisa jadi, ada sosok lain yang memiliki nama serupa. Karena itu, ia meminta masyarakat agar tidak langsung menghakimi sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

“Nama Gus Yasin itu banyak, bukan cuma saya. Saya tidak pernah bertemu panitia, apalagi dihubungi soal acara ini. Saya menyampaikan klarifikasi ini agar masyarakat mendapat pencerahan dan tidak salah paham. Tolong dicek dulu kebenarannya, jangan langsung menyimpulkan bahwa saya melarang kedatangan beliau,” ujarnya menutup pernyataannya.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X